Dua Jenazah Korban Penembakan KKB Diterbangkan ke Makassar

Kompas.com - 27/10/2019, 11:44 WIB
Mobil jenazah ketika membawa jenazah Rizal dan La Sony ke Bandara Mozes Kilangin Timika untuk diterbangkan ke Makassar, Minggu (27/10/2019). KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRAMobil jenazah ketika membawa jenazah Rizal dan La Sony ke Bandara Mozes Kilangin Timika untuk diterbangkan ke Makassar, Minggu (27/10/2019).

TIMIKA, KOMPAS.com - Dua jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Kabupaten Intan Jaya, Papua, diterbangkan, Minggu (27/10/2019).

Kedua jenazah bernama Rizal (33) dan La Sony (39) diterbangkan dari Bandara Mozes Kilangin Timika, menuju Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, menggunakan pesawat Sriwijaya Air.

Sebelumnya, jenazah Rizal dan Sony, dan Herianto (30) dievakuasi dari Intan Jaya, ke kamar jenazah RSUD Mimika pada Sabtu (26/10/2019) siang.


Jenazah Harianto langsung diterbangkan ke Makassar Sabtu sore untuk dimakamkan di kampung halamannya di Pangkep, Sulawesi Selatan.

Baca juga: Tiga Pengemudi Ojek Ditembak KKB di Intan Jaya Papua, Bupati Minta Tambahan Keamanan

Sedangkan jenazah Rizal dan Sony disemayamkan semalam di kamar jenazah RSUD Mimika.

Kapolsek Kawasan Udara (KP3 Udara) Ipda Enis M Romony, kepada Kompas.com Minggu siang mengatakan, tiba di Makassar, jenazah Rizal kemudian akan dibawa ke Jeneponto, Sulawesi Selatan untuk dimakamkan.

Jenazah La Sony akan diterbangkan ke Kendari, Sulawesi Tenggara untuk selanjutnya dimakamkan di kampung halamannya.

"Kedua jenazah diterbangkan menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 589 ke Makassar. Untuk ke Kendari juga menggunakan pesawat Sriwijaya.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya mengutus perwakilannya untuk mengantar langsung jenazah sampai ke kampung halaman masing-masing.

Baca juga: KKB Terus Berulah, TNI Sebut Antar-kelompok OPM Sedang Bersaing

Seluruh biaya keberangkatan jenazah hingga pemakaman ditanggung Pemkab Intan Jaya.

"Kami diperintahkan oleh bupati mengantar jenazah ke kampung halaman," kata Kepala Badan Kepegawaian Pemkab Intan Jaya Apolos Iba, salah satu yang diutus mengantar jenazah, kepada Kompas.com.

Diberitakan sebelumnya, kelompok separatis bersenjata diduga pimpinan Lekagak Telenggen menembak mati tiga pengemudi ojek itu di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat (25/10/2019).

"Ketiganya ditemukan dalam kondisi luka tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam disekujur tubuh," kata Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Kolonel CPL Eko Daryanto, Sabtu kemarin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X