Cemburu, Alasan Suami Pukuli Istri dengan Kayu yang Terbakar hingga Tewas

Kompas.com - 26/10/2019, 08:02 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

LABUAN BAJO, KOMPAS.com- Marselus Habun (31), ditangkap karena menganiaya istrinya, AAS (29) hingga tewas di Kampung Pau, Desa Galang, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, NTT

Kapolsek Lembor Kapolsek Lembor Yoga Darma Susanto mengatakan, Marselus menganiaya istrinya karena cemburu. Namun, tidak ada penjelasan detail alasan pelaku cemburu.

"Pelaku merasa cemburu terhadap korban, karena itu pelaku memukul korban hingga tewas," ujar Yoga dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (25/10/2019) malam.

Baca juga: Ditinggal Istri, Pria Ini Aniaya Anaknya yang Masih Berusia 7 Tahun


Setelah memukul korban dengan kayu api yang sedang menyala, pelaku kemudian memegang sebuah linggis dan sabit untuk mengantisipasi amukan tetangga.

Pelaku mengakui saat menganiaya korban, dia dalam keadaan sadar.

Hingga saat ini , Polsek Lembor masih memeriksa saksi-saksi dan menyelidiki kasus tersebut.

Sebelumnya diberitakan, AAS (29), seorang ibu rumah tangga tewas dianiaya suaminya, Marselus Habun (31), di Kampung Pau, Desa Galang, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu (23/10/2019).

Kapolsek Lembor Ipda Yoga Darma Susanto menjelaskan, data yang diambil setelah olah TKP, pelaku tanpa sebab langsung mengambil sebatang kayu api dan menganiaya dengan memukuli korban di kepala sebanyak tiga kali.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X