Sejak Dibuka, 33 Orang Meninggal Dunia akibat Laka Lantas di Tol Lampung

Kompas.com - 24/10/2019, 16:50 WIB
Tim Kompas.com Merapah Trans Sumatera 2019 menjajal Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Selasa (27/8/2019). Kristianto Purnomo/Kompas.comTim Kompas.com Merapah Trans Sumatera 2019 menjajal Ruas Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Selasa (27/8/2019).

LAMPUNG, KOMPAS.com – Sebanyak 33 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas ( laka lantas) di Tol Lampung sejak dibuka pada Juni 2018 lalu. Kelalain pengemudi menjadi faktor utama kecelakaan di jalan tol itu.

Dari data Ditlantas Polda Lampung, diketahui jumlah laka lantas yang terjadi sejak Juni 2018 hingga Oktober 2019 tercatat sebanyak 54 kasus di ruas Jalan Tol Bakauheni–Simpang Pematang.

Baca juga: Ruas Tol Bakauheni Selatan Macet 2 Kilometer

Untuk ruas Tol Bakauheni–Tegineneng (wilayah Polres Lampung Selatan) tercatat total 45 kasus laka lantas dengan korban meninggal dunia sebanyak 25 orang, luka berat 41 orang, dan luka ringan 47 orang.

“Jumlah total kerugian materi mencapai Rp 2 miliar. Kasus terakhir adalah laka lantas di Natar yang menewaskan empat orang dalam satu keluarga,” kata Kasi Laka Subdit Gakum Ditlantas Polda Lampung Komisaris Ruhyat, Kamis (24/10/2019).

Kemudian pada ruas Tol Tegineneng–Terbanggi Besar (wilayah Polres Pesawaran), terjadi dua kasus laka lantas dengan korban meninggal sebanyak dua orang, luka berat 2 orang, dan luka ringan 4 orang.

Lalu pada ruas Tol Terbanggi Besar–Menggala (wilayah Polres Lampung Tengah) terjadi lima kasus dengan 5 orang meninggal, 5 orang luka berat, dan 4 orang luka ringan.

Sedangkan pada ruas Tol Menggala–Simpang Pematang (wilayah Polres Tulang Bawang) terjadi 2 kasus laka lantas dengan korban meninggal, dan 7 orang luka ringan.

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, Terpanjang di Indonesia

Ruhyat mengatakan, sebagian besar penyebab laka lantas di jalan tol ini karena kelalaian pengemudi, baik itu kelelahan maupun mengantuk.

“Secara umum, jalan tol trans Sumatra ini sudah bagus. Kecelakaan di tol ini karena pengemudi kurang fokus. Namanya jalan tol, lurus dan membuat terlena. Ini harus diperhatikan pengemudi,” kata Ruhyat.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Pasangan Suami Istri Tewas Usai Pesta Minuman Keras Setelah Lebaran

Regional
Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Sebelum New Normal, Malang Raya Jalani Masa Transisi Selama 7 Hari

Regional
Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Kasus Anak Positif Covid-19 di NTB Didominasi Bayi dan Balita

Regional
Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Saat Warga di Papua Berkebun Massal Saat Pendemi, Rawan Kelaparan dan Cegah Kesulitan Pangan

Regional
Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Seorang Pria di Blitar Tercebur ke Sumur dan Terjebak Selama 2 Hari

Regional
Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Update Covid-19 Mimika: Total 205 Kasus Positif, 122 Pasien Masih Dirawat

Regional
Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Knalpot Blong Picu Keributan Antarwarga di Tapanuli Selatan, 1 Orang Tewas

Regional
Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Ombudsman Sumsel Investigasi Pemecatan 109 Tenaga Medis Ogan Ilir

Regional
Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Update Covid-19 NTB: Bayi 9 Bulan Meninggal, Tambah 25 Kasus Positif Baru

Regional
Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Selama 5 Hari Gunungkidul Nihil Kasus Baru VIrus Corona

Regional
Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Seekor Dugong Diselamatkan Setelah Terjerat Pukat Nelayan di Ketapang

Regional
Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Khofifah: Malang Raya Penuhi 6 Syarat Transisi Menuju Fase New Normal

Regional
Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Kapalnya Tenggelam, 6 ABK Terapung 3 Hari di Lautan hingga Ditolong Kapal Tangker

Regional
Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Kronologi Bentrok Warga Dua Desa di Tapanuli Selatan: Dipicu Tembakan dari Senjata Mainan hingga Massa Bakar Rumah dan Motor

Regional
'Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin'

"Surabaya Bisa Jadi Wuhan kalau Warganya Tidak Disiplin"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X