Sopir dan Rekannya Gelapkan 30 Ton Gula, Pura-pura Jadi Korban Perampokan

Kompas.com - 24/10/2019, 11:41 WIB
Truk tronton digunakan oleh para pelaku untuk menggelapkan gula seberat 30 ton dengan modus korban perampokan. Kedua pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATruk tronton digunakan oleh para pelaku untuk menggelapkan gula seberat 30 ton dengan modus korban perampokan. Kedua pelaku ditangkap Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, Rabu (23/10/2019).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Anggota Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menangkap sopir truk berinisial ADT (22) dan rekannya AR (50), karena menggelapkan 30 ton gula rafinasi.

ADT bersama AR menggelapkan gula dengan berpura-pura menjadi korban perampokan di ruas jalan Cirebon.

"Perusahaan itu memberi tugas untuk mengirimkan barang berupa gula rafinasi sebanyak 30 ton tujuan Yogyakarta dengan harga senilai Rp 300 juta," kata Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Polisi Tangkap Satu Orang Lagi Penyandang Dana Bom Peluru Katapel

Anom menjelaskan, kedua pelaku diberikan tugas mengirim 30 ton gula menggunakan truk tronton bernomor polisi Z 9000 LJ dari PT Duta Sugar Internasional Cilegon, Banten ke CV Sarana Boga Utama Yogyakarta.

Saat dalam perjalanan, kedua tersangka malah memindahkan gula ke kendaraan lain untuk dijual.

Para pelaku kemudian berpura-pura melapor ke polisi sebagai korban perampokan empat pelaku di Kabupaten Cirebon.

Keduanya juga mengaku diikat dan ditinggalkan di pinggir jalan.

Namun dari hasil penyelidikan, ditemukan kejanggalan. Hingga akhirnya ditemukan fakta bahwa kedua pelaku hanya berpura-pura.

Pengungkapan kasus didapati dari rekaman kamera CCTV, dimana pelaku tampak meninggalkan kendaraanya di pinggir jalan di daerah Indramayu.

"Dari hasil penyidikan kepolisian barang tersebut dijual dengan harga Rp 150 juta. Dilakukan temannya tanpa sepengetahuan pemilik," kata Anom.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Dipercaya Sebagai Penurun Panas Sampai Obat Kesuburan, Buah Tempayang Jadi Primadona Ekspor

Regional
Ribuan Lebah 'Odeng' Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Ribuan Lebah "Odeng" Serang Belasan Petani Saat di Bekerja Sawah, 2 Meninggal

Regional
Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Diduga Tertidur Saat Memasak, Warga Makassar Tewas dalam Rumahnya yang Terbakar

Regional
Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Hidup Seorang Diri, Guru SD di Banyuasin Tewas Ditangan Pemuda Pecandu Film Porno

Regional
Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Video Viral Ibu Mengamuk di Depan Penghulu, Kades: Dia Tidak Dikasih Tahu Jam Pernikahan

Regional
Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Ani Gelapkan Uang Nasabah Rp 7,7 M untuk Beli Rumah, Tas, dan Jalan-jalan ke Luar Negeri

Regional
Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Cerita Petani Kopi di Kendal yang Sulit Jual Hasil Panen karena Wabah

Regional
Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Mengaku Polisi, Lima Orang Culik dan Aniaya Teman Kerja

Regional
Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Seorang Dokter Positif Covid-19, Puskesmas di Kupang Ditutup Sementara

Regional
Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Persiapan Piala Dunia U-20, Pemkot Solo Cari Lokasi Pemindahan PKL Manahan

Regional
Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Kasus Guru SD Tewas dalam Ember, Rekan Kantor Curiga Korban 3 Hari Tak Masuk Kerja

Regional
Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Viral Video Polisi Lepaskan Tembakan di Tengah Jalan Seperti di Film, Ini Penjelasan Kapolres Ogan Ilir

Regional
Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Guru SD Dibunuh Tetangga, Polisi: Pelaku Sering Mengintip Korban Saat Mandi

Regional
Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Alasan Bawaslu Jember Belum Periksa 26 Penyelenggara yang Diduga Dukung Paslon Independen

Regional
Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Keluarga Guru SD yang Tewas dalam Ember: Kalau Bisa, Nyawa Dibayar Nyawa...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X