Riset: Prabowo dan Nadiem Makarim, Menteri Paling Banyak Diperbincangkan Warganet

Kompas.com - 24/10/2019, 07:35 WIB
Presiden RI, Joko Widodo memperkenalkan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat setingkat menteri sebelum pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOPresiden RI, Joko Widodo memperkenalkan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat setingkat menteri sebelum pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pengumuman nama-nama menteri anggota Kabinet Kerja Jilid II yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Rabu (23/10/2019) disambut gembira mayoritas netizen (warganet) di media sosial Twitter.

"Emosi terbesar netizen di Twitter sepanjang Rabu (23/10/2019) hingga pukul 14.20 WIB adalah joy, anticipation dan trust," ujar Direktur Komunikasi Indonesia Indicator (I2), Rustika Herlambang saat dihubungi, Kamis (24/10/2019).

Berdasarkan analisis I2, isu pengumuman para menteri ini diperbincangkan 52.615 akun dengan total percakapan sebanyak 161.180 cuitan. Sebanyak 95 persen akun yang menanggapi perkenalan para menteri adalah akun manusia.

Baca juga: ICMI Jabar Menilai Prabowo Jadi Menteri Jokowi untuk Redam Konflik Pasca-Pilpres

Menurut Rustika, ketiga emosi yakni joy, anticipation dan trust itu mendominasi netizen pada saat Jokowi mengumumkan para menteri dan juga situasi perkenalan para menteri yang dilakukan secara lesehan.

"Sentimen negatif yang dimunculkan netizen hanya sebesar 14,8 persen," kata Rustika.

Situasi ini, menurut dia, sudah menurun dibanding Selasa (22/10/2019) yang sempat mencapai 25 persen. Ini diakibatkan adanya beberapa nama menteri yang kontroversial di mata netizen.

Yang menarik, lanjut Rustika, komposisi netizen perempuan yang merespons isu menteri ini cukup besar dibanding isu politik lainnya, yakni sebesar 45 persen. Sementara pria mencapai 55 persen.

"Netizen perempuan lebih mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraan atas pengumuman kabinet maju kali ini. Emosi terbesarnya joy, disusul anticipation," bebernya.

Sementara netizen laki-laki didominasi emosi anticipation, yang memberikan harapan, kekhawatiran, selain ucapan selamat.

Dari sisi usia, papar Rustika, sebanyak 85 persen netizen yang merespons isu pengumuman dan perkenalan menteri itu adalah milenial.

Analis I2 mencatat, ada 10 nama menteri Kabinet Kerja II yang paling banyak disebut netizen. Yakni Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang yang disebut netizen sebanyak 58.541 cuitan.

"Nama ini diperbincangkan dengan pro dan kontra, meski terdapat dukungan dari beberapa pihak agar mulai mendukung perdamaian antara Jokowi dan Prabowo," ujar Rustika.

Nama menteri lainnya yang dibincangkan media adalah Nadiem Makariem sebanyak 24.812 cuitan, Tito Karnavian 15.576 cuitan, Mahfud MD 4.369 cuitan, Erick Thohir 3.796 cuitan, Luhut B Pandjaitan 3.702 cuitan, Sri Mulyani 2.710 cuitan, Yasonna Laoly 2.665 cuitan, Abdul Halim 2.438 cuitan dan Fachrul Razi 2.422 cuitan.

Menunggu Susi

Rustika menambahkan, hal yang juga ditunggu netizen adalah nama Susi Pudjiastuti yang ternyata tidak muncul hingga pada saat pengenalan menteri.

"Pembicaraan mengenai Susi Pudjiastuti hanya terfokus pada 1 klaster, kelompok berikut merupakan kelompok pendukung Jokowi yang menginginkan Susi menjabat kembali menjadi Menteri kelautan," kata Rustika.

Pada Selasa (23/10/2019), warganet pendukung Susi beramai-ramai membuat tagar #wewantsusi.

Baca juga: Ini Kata Sandiaga soal Nadiem Makarim Jadi Calon Menteri Jokowi

 

Menurut Rustika, selama lima tahun terakhir, Susi adalah sosok media darling dan mediagenic di medsos Twitter.

"Dalam riset Indonesia Indicator terkait tahun terakhir kinerja menteri, Susi menduduki posisi pertama," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.