Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Kompas.com - 23/10/2019, 21:04 WIB
Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi di halaman Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (23/10/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINApel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi di halaman Mapolres Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (23/10/2019).

 

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Kasus kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Banyumas cukup tinggi dan termasuk lima besar terbanyak di Provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Kapolres Banyumas AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, berdasarkan data dari bulan Januari hingga Juli 2019, tercatat sebanyak 713 kasus kecelakaan lalu lintas. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia mencapai 186 orang.

"Ini cukup tinggi, jadi kami berharap ke depan tidak ada lagi korban kecelakaan lalu lintas akibat pelanggaran (lalu lintas). Kecelakaan berawal dari pelanggaran pengemudi," kata Bambang seusai memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Candi 2019 di halaman mapolres, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Bertukar Posisi Setelah Lihat Operasi Zebra, Pengendara Ini Tetap Kena Tilang

Menurut Bambang kasus kecelakaan di Banyumas termasuk salah satu yang tertinggi di Jateng karena beberapa faktor, antara lain wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang banyak.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan, Operasi Zebra Candi diharapkan dapat menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Operasi dimulai 23 Oktober hingga 5 November 2019 mendatang.

Baca juga: Pipa Pertamina Terbakar di Cimahi, Ini Rekayasa Lalu Lintas Menuju Tol Cileunyi

Bambang menjelaskan, dalam Operasi Zebra Candi 2019 terdapat 12 sasaran yang menjadi prioritas penindakan.

Antara lain tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak menggunakan helm standar dan kelengkapan surat kendaraan.

Operasi Zebra Candi melibatkan unsur dari Den Pom IV/1 Purwokerto dan Dinas Perhubungan (Dinhub) Kabupaten Banyumas.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X