Kepala Daerah di Maluku Diminta Tak Takut dengan KPK

Kompas.com - 23/10/2019, 20:44 WIB
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dan perjanjian kerja sama (PKS) seluruh Pemerintah Daerah di Maluku terkait Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Optimalisasi Pendapatan Daerah di gedung Islamic Center, Waihaong, Ambon, Rabu (23/10/2019) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWakil Ketua KPK Alexander Marwata menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dan perjanjian kerja sama (PKS) seluruh Pemerintah Daerah di Maluku terkait Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Optimalisasi Pendapatan Daerah di gedung Islamic Center, Waihaong, Ambon, Rabu (23/10/2019)

AMBON, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Alexander Marwata meminta seluruh kepala daerah di Maluku untuk tidak perlu takut terhadap lembaga anti rasua tersebut.

Marwata menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan nota kesepahaman (MOU) dan perjanjian kerja sama (PKS) seluruh pemerintah daerah di Maluku, terkait Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Optimalisasi Pendapatan Daerah di Gedung Islamic Center Ambon, Rabu (23/10/2019).

Baca juga: Tak Ingin Ada OTT, Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tak Berbuat Tercela

“Kami di KPK hanya mendorong, mari bersama-sama akan kami bantu, tidak usah takut dengan KPK,” kata Marwata.

Kegiatan MoU tersebut dihadiri Wakil Gubernur Maluku, Barnabas Orno dan seluruh kepala daerah di Maluku, serta sejumlah pimpinan lembaga lainnya.

Dia menyebut, KPK saat ini tidak melulu tugasnya menangkap kepala daerah, namun juga melakukan pencegahan agar kepala daerah tidak melakukan tindakan korupsi yang dapat merugikan keuangan daerah.

“Kami justru akan membantu bapak semua supaya tidak kena OTT KPK, jadi tidak perlu takut,” ucap Marwata.

Baca juga: Ketum PP Muhammadiyah Harap Tak Ada Lagi Menteri Jokowi Terjerat KPK

Marwata mengatakan, jika tindakan korupsi bisa dicegah dari awal, maka akan jauh lebih baik ketimbang sudah terjadi nantinya.

“Kalau kita bisa cegah korupsi dari awal kenapa tidak, itu lebih baik, dari pada sudah terjadi korupsi, keluarganya menjadi susah begitu juga dengan rakyat," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X