Kabut Asap Kembali Pekat, Udara di Palembang Masuk Level Berbahaya

Kompas.com - 23/10/2019, 18:02 WIB
Kondisi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (23/10/2019). Bahkan, kualitas udara saat ini telah berada di level berbahaya. KOMPAS.com/AJI YK PUTRAKondisi kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (23/10/2019). Bahkan, kualitas udara saat ini telah berada di level berbahaya.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan, yang diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisinya kembali memburuk.

Bedasarkan laporan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang dikeluarkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (23/10/2019), nilai ISPU telah berada diangka 391 dan masuk ke level berbahaya.

Nilai ISPU itu mengalami kenaikan dibandingkan pada Selasa kemarin, di mana ISPU saat itu berada di level tidak sehat dengan nilai 155.

Baca juga: Cerita Risma Saat Ditawari Menteri oleh Megawati dan Puan

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan Ansori menjelaskan, saat ini kebakaran lahan masih terus terjadi di sejumlah wilayah.

Salah satunya adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Kebakaran itu adalah salah satu penyebab kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, hingga membuat kualitas udara Palembang menjadi memburuk.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kebakaran di OKI merupakan lahan gambut. Saat ini masih terbakar. Lahan gambut di sana memiliki kedalaman sampai 7 meter," kata Ansori.

Saat ini, jumlah titik api terpantau sebanyak 172 titik di wilayah Sumatera Selatan.

Dari 172 titik api di Sumsel, Kabupaten OKI memiliki hotspot terbanyak yakni 97 titik api.

Kemudian OKU Timur 24 titik api, OKU 16 titik api, Muara Enim 7 titik, dan Lahat 6 titik.

Selain itu, Empat Lawang 6 titik, Ogan Ilir 5 titik, Banyuasin 4 titik, Prabumulih 3 titik, Musirawas Utara 2 titik, Musi Rawas 1 titik dan Musi Banyuasin 1 titik.

"Pemadaman masih terus dilakukan, baik melalui jalur darat maupun udara,"ujar Ansori.

Baca juga: Sebelum Tewas Terbakar, Operator di Dekat Pipa Pertamina Sempat Peringatkan Teman-temannya



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.