4 Fakta Balon Udara Meletus di Kediri, Diduga Akibat Sundutan Rokok hingga 5 Warga Alami Luka Bakar

Kompas.com - 23/10/2019, 15:06 WIB
Salah satu korban letusan balon di Kediri, Jawa Timur, saat menjalani perawatan di RSUD Pelem, Selasa (22/10/2019). Dok.Polsek PuncuSalah satu korban letusan balon di Kediri, Jawa Timur, saat menjalani perawatan di RSUD Pelem, Selasa (22/10/2019).

KOMPAS.com - Selasa (22/10/2019), warga Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, tengah bergotong royong membersihkan mushala setempat.

Saat tengah membersihkan mushala, tiba-tiba warga melihat rangkaian balon yang terdapat untaian tulisan Hari Santri Yayasan Pendidikan Almaarif Singosari Malang jatuh tersangkut pohon, warga mengira ada dooprize di balon itu hingga membuat warga rebutan. 

Karena tak sabar, salah satu warga pun memutuskan melepas rangkain balon dengan menggunakan rokok.

Namun nahas, sundutan itu lalu mengenai balon. Sehingga balon yang berisi gas itu meletus dan memicu letusan balon lainnya.

Akibatnya, lima orang warga dilarikan ke rumah sakit karena luka bakar akibat letusan balon udara itu.

Korban terdiri dari 4 orang dewasa dan 1 anak-anak saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Pelem Kediri.

Kapolsek Puncu AKP Yusuf mengatakan, penyebab meletusnya balon udara yang mengakibatkan lima orang warga di Desa Manggis, mengalami luka-luka diduga akibat sundutan rokok.

Berikut ini fakta selengkapnya:

1. Kronologi kejadian

Ilustrasi garis polisi.THINKSTOCK Ilustrasi garis polisi.

Yusuf mengatakan, peristiwa berawal saat warga yang tinggal di kampung sekitar kawasan hutan petak 60 D RPH Manggis itu melihat rangkaian balon jatuh tersangkut pohon.

Saat itu, warga sedang banyak berkumpul karena tengah bergotong royong membersihkan mushala setempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X