Pelaku Pembunuhan Sales Mobil di Surabaya Diancam Penjara Seumur Hidup

Kompas.com - 23/10/2019, 12:57 WIB
Pembunuh sales mobil Suzuki yang ditangkap di rumah makan di Jogjakarta diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/10/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALPembunuh sales mobil Suzuki yang ditangkap di rumah makan di Jogjakarta diamankan di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (22/10/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Polisi menjerat 6 tersangka pelaku pembunuh sales mobil Suzuki, Bangkit Maknutu Dunirat (30) dengan hukuman sangat berat.

Keenamnya diancam hukuman seumur hidup karena melakukan penculikan hingga pembunuhan berencana.

Keenam pelaku adalah Muhamad Imron Rosyadi (20), Alank Rezky Pradana (27). Kedua pelaku ini sempat dinyatakan buron oleh polisi. 4 pelaku lainnya yakni Bambang Irawan (27) dan Rulin Rahayu (32), keduanya adalah pasangan suami istri. Pelaku lain adalah Krisna Bayu (22) dan M Rizaldy (19).

Baca juga: Mengungkap Fakta Pembunuhan Sales Mobil, Bagi-bagi Uang Hasil Rampasan hingga Alasan Pelaku Kabur

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Leonardus Simarmata mengatakan, setidaknya ada 4 pasal sekaligus yang dijeratkan kepada para pelaku, yakni Pasal 340 KUHP sub Pasal 338 tentang pembunuhan berencana serta Pasal 328 KUHP tentang penculikan dan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan.

"Ancaman hukumannya bisa hukuman penjara seumur hidup," katanya, Rabu (23/10/2019).

Aksi para pelaku, kata dia, terbilang sadis, karena itu dijerat pasal dengan berlapis dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Sales mobil Suzuki, Bangkit Maknutu Dunirat, ditemukan tewas penuh luka pada Selasa (16/10/2019) lalu di Sungai Watu Ondo, bawah Jembatan Cangar I, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Sehari sebelumnya, Mei Nuriawati, istri korban, melapor ke Polrestabes Surabaya bahwa suaminya diculik di depan kantor pemasaran mobil Suzuki di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, pada 14 Oktober 2019.

Hasil pemeriksaan polisi, motif pembunuhan sales mobil Suzuki itu adalah konflik kredit mobil antara korban dengan salah satu istri pelaku yang juga mantan pacar korban.

Bambang, istri Rulin mengaku emosi karena istrinya masih membayar kredit mobil kepada korban.

Baca juga: Satu Pembunuh Sales Mobil Ditangkap di Hari Pertama Kerja

 

Konflik cicilan mobil sempat diselesaikan oleh Bambang dengan korban. Namun menurut Bambang, korban justru menolak dan mengusir Bambang dan istrinya dari rumah korban di Sumenep.

Kepada polisi, pelaku mengaku menculik Bangkit, menganiayanya di dalam mobil lalu membuangnya di sungai di Kota Batu.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X