Bocah 3,5 Tahun Dipukuli Ayah Tiri hingga Tewas di Ciamis

Kompas.com - 22/10/2019, 16:55 WIB
Pelaku penganiayaan balita hingga tewas dikawal penyidik untuk dijebloskan ke sel Mapolres Ciamis, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/CANDRA NUGRAHAPelaku penganiayaan balita hingga tewas dikawal penyidik untuk dijebloskan ke sel Mapolres Ciamis, Selasa (22/10/2019).

CIAMIS, KOMPAS.com - Bocah berusia 3,5 tahun, Alvin Putra Syamsulbahri, diduga tewas karena dianiaya Ayah tirinya, Asep Doni (25), di Gunungcupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciami, Jawa Barat.

Bocah malang tersebut diduga dipukuli di bagian perut dan kepala hingga pingsan.

"Kejadiannya Senin dini hari," kata Kapolres Ciamis, Ajun Komisaris Besar Bismo Teguh Prakoso saat jumpa pers di Mapolres Ciamis, Selasa (22/10/2019).

Bismo menjelaskan, pada Minggu malam, sekitar pukul 22.30 WIB, pelaku datang ke rumah kontrakan yang ditempati anak dan istrinya, Yesi Mulyasari (26).

Baca juga: 4 Fakta Kasus Pencabulan 7 Bocah Perempuan oleh Guru Ngaji

"Pelaku merupakan bapak tiri korban, suami ketiga Ibu korban," kata Bismo.

Sebelum tiba di rumah, menurut Bismo, pelaku membeli minuman keras jenis ciu.

Pelaku kemudian menenggak miras tersebut di pinggir jalan.

"Pelaku bekerja di Ciawi (Tasikmalaya), di tempat peternakan ayam," kata Bismo.

Saat tiba di rumah, berdasarkan keterangan pelaku, korban rewel dan terus menangis.

Pelaku kemudian membawa korban dengan sepeda motor.

"Rencananya korban akan dibawa ke rumah Ibu pelaku (nenek korban), tak jauh dari kontrakan pelaku," kata Bismo.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X