Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kompas.com - 22/10/2019, 09:15 WIB
Muhammad Reza Nurrahman (22 tahun) lulus dari Fisika ITB dengan IPK 3,98. KOMPAS.com/RENI SUSANTIMuhammad Reza Nurrahman (22 tahun) lulus dari Fisika ITB dengan IPK 3,98.

BANDUNG, KOMPAS.com – Jantung Muhammad Reza Nurrahman (22) berdetak cukup kencang saat namanya dipanggil.

Dengan langkah meyakinkan, ia berjalan menuju mimbar untuk menyampaikan pidato perwakilan wisudawan prodi sarjana pada Sidang Terbuka Wisuda Pertama ITB Tahun Akademik 2019/2020 di Sabuga, Sabtu (19/10/2019).

Tak jauh dari tempat Reza berdiri, terlihat kedua orangtua Reza duduk di bangku VIP. Wajah haru, bahagia, bangga, terpancar dari kedua orangtuanya.

Air mata bahagia pun menetes dari kedua sudut mata sang ibu, Ika Minarti. Terutama saat anaknya, menyebut nama kedua orangtuanya dan mengucapkan terima kasih.

Baca juga: Fakta Driver Ojek Online Lulus S2 Cum Laude Magister Hukum, Matikan Aplikasi Saat Kuliah hingga Lanjut Doktor

Kejadian tersebut menjadi momen tak terlupakan bagi Reza. Sebab melihat orangtua duduk di bangku VIP, merupakan impiannya saat diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB).

“Dulu Reza mengisi (lembar) Strategi Sukses di Kampus dalam penerimaan mahasiswa baru,” ujar Reza kepada Kompas.com di Bandung, Senin (21/10/2019).

Pada lembaran itu, Reza menuliskan mimpinya menjadi mahasiswa terbaik ITB dengan IPK di atas 3,5, berprestasi dan bisa membuat orangtuanya duduk di bangku VIP.

Angan-angan tersebut terwujud. Reza berhasil menjadi mahasiswa berprestasi dengan meraih medali perak ONMIPA tahun 2017 dan 2018, ia juga meraih juara 2 OSN Mahasiswa Nasional tahun 2017, finalis mahasiswa berprestasi FMIPA tahun 2018.

Reza juga berkesempatan mengikuti insternship di KAIST selama tiga bulan. Terakhir, ia lulus dengan nilai memuaskan, IPK 3,98.

Sebenarnya, prestasi Reza tidak hanya diperoleh saat kuliah. Saat duduk di bangku SMP, Reza tercatat dua kali masuk ke tingkat provinsi Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Kemudian saat SMA, ia pernah masuk seleksi Asian Physics Olympiad dan menduduki peringkat 9. Namun yang lolos ke tahap berikutnya, hanya sampai peringkat 8.

Perjuangan

Semua prestasi Reza tidak diperoleh dengan mudah. Apalagi di tengah keterbatasan ekonomi orangtuanya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Bupati Blora hingga Calon Wali Kota Petahana Semarang Menyanyi Tanpa Masker, Ini Kata Ganjar

Regional
Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai 'Rapid Test' Nonreaktif

Nias Tak Lagi Diisolasi gegara Covid-19, Pengunjung Cukup Pakai "Rapid Test" Nonreaktif

Regional
Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Sekda DIY Harap Pembayaran Ganti Rugi Tol Yogya-Solo Berjalan Lancar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

[POPULER NUSANTARA] Subsidi Gaji Gelombang Kedua Disalurkan Sebelum November | Pembunuh Bocah 9 Tahun Itu Tewas di Tahanan

Regional
Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Diyakini Meninggal jika Disatukan, Kembar Trena Treni Dititipkan Sejak Bayi, Terpisah Selama 20 Tahun

Regional
Sekelompok Pemuda di Baubau Serang Warga Pakai Sajam, 8 Ditangkap

Sekelompok Pemuda di Baubau Serang Warga Pakai Sajam, 8 Ditangkap

Regional
Kisah Penyintas Covid-19 Dikucilkan, Jalan Depan Rumah Diblokade, Jadi Pukulan Telak Saat Isolasi Mandiri

Kisah Penyintas Covid-19 Dikucilkan, Jalan Depan Rumah Diblokade, Jadi Pukulan Telak Saat Isolasi Mandiri

Regional
Kisah Perjuangan Riyan Nugroho, Berprofesi Driver Ojol hingga Jadi Dosen UGM

Kisah Perjuangan Riyan Nugroho, Berprofesi Driver Ojol hingga Jadi Dosen UGM

Regional
Ganjar Pranowo soal Bioskop Kembali Dibuka: Kalau Belum Siap Jangan

Ganjar Pranowo soal Bioskop Kembali Dibuka: Kalau Belum Siap Jangan

Regional
Resep Sembuh Penyintas Covid-19 di Jombang, Rajin Konsumsi Bawang Putih, Madu dan Telur

Resep Sembuh Penyintas Covid-19 di Jombang, Rajin Konsumsi Bawang Putih, Madu dan Telur

Regional
Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Pria Mabuk Dihajar hingga Pingsan gara-gara Pegang Kemaluan Seorang Nenek di Jalan

Regional
Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Pasien Sembuh dari Covid-19 di Sultra Capai 2.675 Orang

Regional
Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Wakil Bupati Dompu Arifuddin Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

7 Daerah di Jateng Masih Zona Merah, Ganjar Terjunkan Tim Pendampingan

Regional
Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Wali Kota Jadi Tersangka karena Arahkan Warga Pilih Paslon Tertentu di Pilkada Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X