Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Kompas.com - 22/10/2019, 00:12 WIB
Aparat kepolisian saat membersihkan puing motor yang hangus terbakar di kampus UNM Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANAparat kepolisian saat membersihkan puing motor yang hangus terbakar di kampus UNM Parangtambung, Kecamatan Tamalate, Makassar, Senin (21/10/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua kelompok mahasiswa Universitas Negeri Makassar ( UNM) di kampus Parangtambung, Kecamatan Tamalate terlibat bentrok, Senin (21/10/2019) malam. 

Bentrokan terjadi di sekitar Fakultas Bahasa dan Sastra (FBS) dan Fakultas Seni dan Desain (FSD) yang masih saling bersebelahan. 

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com, bentrokan diduga terjadi pukul 20.00 Wita.

Baca juga: Mencekam, Begini Suasana di Bandung Saat Demonstran Bentrok dengan Aparat

Kapolsek Tamalate Kompol Arifuddin yang tiba di lokasi mengatakan bahwa ada dua mahasiswa yang menjadi korban penikaman pada bentrokan ini. 

"Dua yang kena tikaman. Namun kami belum bisa pastikan dia mahasiswa dari fakultas mana. Satu mahasiswa juga telah kami amankan ke Polsek. Sejauh ini masih berstatus saksi," ucap Arifuddin di lokasi kejadian. 

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung menyisir Fakultas Bahasa dan Sastra serta  Fakultas Seni dan Desain termasuk baruga tempat mahasiswa seni latihan menari. 

Komandan Tim Penikam Polrestabes Makassar Ipda Arif Muda yang memimpin penyisiran mengatakan masih menyelidiki penyebab bentrokan tersebut. 

Dari penyisiran tersebut, pihaknya menemukan sejumlah busur di sekitar lokasi kejadian. 

"Sementara penyebab bentrok masih diselidiki. Tapi menurut pihak keamanan sini, tiba-tiba dari pihak fakultas bahasa menyerang ke pihak fakultas seni yang sementara latihan," ujar Arif. 

Baca juga: Setelah Tikam Keponakan Berusia 2,5 Tahun, Pria Ini Coba Bunuh Diri

Arif membenarkan bahwa sudah ada beberapa mahasiswa yang diamankan polisi untuk diperiksa dan sekarang berada di Polsek Tamalate. 

Selain menyebabkan dua mahasiswa yang mengalami korban penikaman, 1 unit mobil dinas yang sedang terparkir di halaman Fakultas Bahasa dan Sastra hancur terkena lemparan batu. 

Kaca gedung fakultas Bahasa dan Sastra juga pecah sebagian. Satu motor pun ikut terbakar akibat bentrokan ini. 

"Yang dirusak di tempat ini adalah sejumlah fasilitas latihan di fakultas seni, maupun kendaraan serta didapatkan barang bukti berupa busur dan beberapa batu yang digunakan untuk merusak fasilitas," terang Arif. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X