Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, Anak-anak Takut Pergi Sekolah

Kompas.com - 21/10/2019, 21:16 WIB
Rumah warga rusak ringan akibat diterjang angin puting beliung lereng Gunung Merapi di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (21/10/2019). Dokumentasi BPBD BoyolaliRumah warga rusak ringan akibat diterjang angin puting beliung lereng Gunung Merapi di Boyolali, Jawa Tengah, Senin (21/10/2019).

BOYOLALI, KOMPAS.com - Angin puting beliung yang menerjang tiga desa di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (20/10/2019) malam, membuat anak-anak takut keluar rumah.

Angin kencang tersebut tidak berhenti, bahkan masih berlanjut hingga Senin (21/10/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

"Pagi tadi anginnya masih besar. Anak-anak sampai tidak berani berangkat sekolah karena takut keluar rumah," kata Camat Selo Waluyo dikonfirmasi Kompas.com, Senin.

Baca juga: Angin Puting Beliung Terjang 3 Desa di Boyolali, 20 Rumah Rusak

Tiga desa di Kecamatan Selo yang diterjang angin puting beliung tersebut antara lain, Tlogolele, Klakah, dan Jrakah.

Dia menyampaikan angin kencang tersebut membawa material berupa debu pasir dari lereng Merapi. Hanya saja tipis.

"Beberapa anak ada yang masuk (sekolah). Tapi banyak yang tidak masuk karena takut anginnya besar," terang dia.

Angin puting beliung tersebut juga merusak genting rumah milik warga tiga desa, bangunan non permanen dan merobohkan sejumlah pohon.

Pihaknya telah melaporkan kejadian itu ke pihak terkait. Warga bergotong royong memperbaiki genting rumah mereka yang roboh diterjang angin.

"Dari pemerintah desa mengupayakan untuk memberikan bantuan kepada warga yang rumahnya rusak ringan terkena dampak angin," terang dia.

Baca juga: Angin Puting Beliung Hancurkan Puluhan Rumah di Bogor

Seperti diketahui, angin puting beliung menerjang tiga desa di Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah terjadi pada Minggu (20/10/2019) malam.

Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sedikitnya 20 rumah warga di tiga desa tersebut rusak ringan karena genting rumah mereka terbang diterjang angin tersebut.

"Sekitar 20 rumah warga yang nglingkap (lepas) gentingnyanya," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Boyolali, Bambang Sinungharjo.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Menuju ke Jakarta, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Karawang

Hendak Menuju ke Jakarta, Ratusan Kendaraan Diputar Balik di Karawang

Regional
Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Viral 2 Polisi Pukuli ODGJ, Kapolres Tanggung Biaya Berobat dan Minta Maaf

Regional
Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik Selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X