Polisi: Pemulihan Driver Ojol yang Tertabrak Rantis Tetap Ditanggung

Kompas.com - 21/10/2019, 20:19 WIB
Irfan Rahmatullah (37), pengemudi ojek online yang ditabrak kendaraan taktis milik polisi saat kericuhan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jalan Urip Sumoharjo, tak lagi bisa bekerja, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANIrfan Rahmatullah (37), pengemudi ojek online yang ditabrak kendaraan taktis milik polisi saat kericuhan aksi unjuk rasa mahasiswa di Jalan Urip Sumoharjo, tak lagi bisa bekerja, Senin (21/10/2019).

 

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Kombes Pol dr Farid Amansyah mengatakan, biaya pemulihan Irfan Rahmatullah, pengemudi ojek online yang tertabrak kendaraan taktis (rantis) polisi sewaktu kericuhan aksi unjuk rasa bakal ditanggung hingga benar-benar pulih. 

Hal ini disampaikan Farid saat dikonfirmasi perihal nasib Irfan yang kebingungan dengan biaya pemulihan kakinya pasca-operasi. Irfan yang kini tak lagi bekerja bingung dengan biaya pemulihan yang cukup mahal.

Baca juga: 2 Polisi Pengemudi Rantis yang Tabrak Mahasiswa dan Driver Ojol Ditahan

"Kami tetap lakukan kontrol, soal biaya itu tetap jadi tanggung jawab kami, masih kami tanggung," kata Farid, Senin (21/10/2019).

Sebelumnya, Farid juga mengatakan bahwa biaya operasi kaki Irfan yang mengalami luka akibat dilindas Rantis juga sudah ditanggung pihaknya. 

Sementara itu, Irfan Rahmatullah yang menjadi korban tabrakan Rantis itu mengaku kini tak dapat lagi berdiri usai kejadian yang menimpanya.

Ia mengatakan, butuh waktu hingga tiga bulan agar paha kirinya bisa benar-benar pulih, itu pun jika rutin melakukan proses pemulihan. 

"Kata dokter, paha saya tidak boleh ditumpu hingga tiga bulan. Jadi, saya pertanyakan apakah biaya pengobatan saya tetap dibiayai atau tidak, apalagi sekarang sudah tidak bekerja," kata Irfan, saat ditemui di rumahnya Senin siang. 

Baca juga: Driver Ojek Online yang Ditabrak Kendaraan Taktis Polisi Saat Demo Ricuh Tak Lagi Bisa Bekerja

Sebelumnya diberitakan Irfan Rahmatullah (37), driver ojek online di Makassar, tak lagi bisa bekerja setelah kendaraan taktis milik polisi menabrak Irfan saat aksi unjuk rasa di sekitar Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (27/9/2019).

Saat ini, Irfan hanya bisa terbaring di kasur kamarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Gempa Magnitudo 4,9 di Maluku Tengah, 1 Rumah Warga Ambruk

Regional
Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Pelaku Pelempar Sperma ke Perempuan Terancam 2,8 Tahun Penjara

Regional
Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Resmi Dilantik, Ini Harapan untuk Dirut Baru RSUD Al-Ihsan Bandung

Regional
PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

PVMBG Bandung Sebut Tanah Ambles di Nusalaut Bukan karena Gempa

Regional
Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Fakta Petani Kopi Tewas Diterkam Macan Tutul, Peristiwa Serupa Pernah Terjadi 50 Tahun Lalu

Regional
Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Jasad Remaja dengan Keterbelakangan Mental Terbungkus Plastik Transparan di Dalam Lubang 50 Cm

Regional
Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Hasil Investigasi, Petani yang Tewas di Lahat akibat Diterkam Harimau

Regional
Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Detik-detik Perampok Bersenjata Ikat dan Seret Mesin ATM dengan Mobil

Regional
Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Ini Cerita Warga yang Harus Berjalan 3 Hari Saat Ingin Berobat ke Puskesmas

Regional
Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Remaja Keterbelakangan Mental Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Rumahnya

Regional
Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Kisah Kakek Diwisuda di Usia 85 Tahun, Murid Saat di SMP Jadi Dosen di Kelas hingga Raih IPK 3,5

Regional
Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Dibawa ke Rumah Sakit, Bayi Prematur Ditelantarkan Keluarga hingga Meninggal

Regional
Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Regional
Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Sekretariat Mapala UMI Makassar Dibakar OTK

Regional
SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

SN, Pelaku Pelemparan Sperma, Sempat Melawan Petugas Saat Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X