Kelompok Teroris di Lampung Incar Tempat Hiburan Malam

Kompas.com - 21/10/2019, 18:10 WIB
Tim Densus 88 Antiteror memasang garis polisi di sekitar rumah terduga teroris Y di Gang Bintara 2, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Senin (21/10/2019). Kelompok dimana Y bergabung bersama SRF, AH, R, dan Adnan mengincar tempat hiburan malam di Bandar Lampung. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATim Densus 88 Antiteror memasang garis polisi di sekitar rumah terduga teroris Y di Gang Bintara 2, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Senin (21/10/2019). Kelompok dimana Y bergabung bersama SRF, AH, R, dan Adnan mengincar tempat hiburan malam di Bandar Lampung.

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com – Empat terduga teroris yang telah ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Bandar Lampung mengincar tempat hiburan malam.

Terduga teroris SRF diyakini sebagai imam kelompok tersebut.

Informasi ini disampaikan salah satu personel tim Densus 88 Antiteror setelah penggeledahan rumah kos SRF di Jalan Jenderal Suprapto, Gang Waway, Kelurahan Pelita, Kecamatan Enggal, Bandar Lampung, Senin (21/10/2019) siang.

Meski informasi yang disampaikan on the record, anggota tim Densus 88 yang mengenakan seragam dan senjata lengkap ini menolak namanya dipublikasikan.

Baca juga: Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Menurutnya, empat terduga teroris yang ditangkap pada Senin (14/10/2019) lalu, yakni SRF, Y, AH, dan R serta Adan yang ditangkap di Tambun Selatan adalah kelompok kecil dengan hanya beberapa anggota.

Pada kelompok yang berkiblat ke ISIS ini, SRF adalah pemimpinnya.

“SRF ini sebenarnya amirnya atau pemimpinnya. Mereka kelompok kecil dari jaringan JAD,” kata anggota Tim Densus 88 tersebut.

Kelompok ini, katanya, berencana untuk melakukan aksi terorisme dan mengincar sejumlah tempat hiburan malam dan area keramaian yang ada di Bandar Lampung.

Saat ini, kepolisian masih mengembangkan kasus untuk mengetahui hierarki kelompok ini.

“Kami masih menyelidiki selama ini SRF berkomunikasi dengan siapa,” katanya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 4 Terduga Teroris di Bandar Lampung

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) membenarkan telah dilakukan sejumlah penangkapan dan penggeledahan atas aksi terorisme ini sejak pekan lalu.

“Iya benar, bahwa ada serangkaian penggeledahan rumah pelaku yang diduga sebagai pelaku tindak pidana terorisme yang mana pelaku ini berada di daerah wilayah hukum Polda Lampung,” kata Pandra.

Namun, terkait informasi secara rinci, Pandra mengatakan, hal tersebut adalah kewenangan Mabes Polri dan tDensus 88 Antiteror.

Diketahui, selain menangkap empat terduga teroris, tim Densus 88 Antiteror juga menyita barang bukti berupa bahan peledak di rumah nenek terduga teroris bernisial R di Jalan Gunung Dempo, Way Halim, Bandar Lampung, pada Kamis (15/10/2019).

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Bayi 5 Bulan, Anak Kandungnya Sendiri

Regional
Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Tambang Batu Bara Ilegal di Sumsel Ambles, 11 Orang Tewas

Regional
Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Izin 5 Sektor Ini Harus Ditandatangani Bupati Jember, DPRD: Alasan Apa Pun Tidak Boleh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X