DPRD Jabar Kritisi soal Komunikasi dengan Ridwan Kamil

Kompas.com - 21/10/2019, 16:07 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Pakuan, Jalan Otista, Senin (21/10/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pola komunikasi politik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD Jawa Barat.

Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS Haru Suandharu menyebut, hubungan Ridwan Kamil dengan anggota legislatif dinilai kurang baik. Hal itu, kata Haru, yang memicu wacana hak interpelasi dari DPRD.

"Jadi, setelah pertemuan kami dengan pimpinan parpol, termasuk parpol pendukung, itu tidak ada komunikasi yang signifikan dengan gubernur.  Jangan sampai dibiarkan isu interpeleasi kemarin itu jadi liar," kata Haru, Senin (21/10/2019).

Haru pun meminta Ridwan Kamil untuk segera meningkatkan intensitas komunikasi dengan DPRD agar lebih cair dan tanpa sekat.

Baca juga: Video Ketua DPRD Jabar Tampar Pegawai Beredar, Begini Kronologinya

"Tidak ada komunikasi yang lancar, yang cair tanpa sekat. Kalau dengan pola komunikasi seperti demikian apa yang ada di depan saya kira akan rumit ke depan. Kami berharap gubernur ada komunikasi baik dengan dewan. Kami berharap ada komunikasi yang lancar, cair dan tanpa sekat," ungkap dia.

Menurut Haru, wacana hak interpelasi DPRD Jawa Barat untuk Gubernur Emil jangan sampai dibiarkan lantaran bisa berpotensi menjadi bola liar akibat komunikasi yang kurang baik.

"Jadi, jangan sampai hanya beredar di media massa atau dijawab oleh rilis pemerintah hal ini bisa diselesaikan andaikan terjadi komunikasi yang baik antara dewan dan pemerintah," ujar dia.

Ditemui terpisah, Ridwan Kamil mengatakan kritikan yang disampaikan DPRD dianggap sebagai masukan. Ia pun menampik jika pola komunikasinya dinilai tak baik.

"Saya kira banyak pertemuan dengan pimpinan partai dan dewan. Jadi, kalau dikatakan begitu saya kira tidak sepenuhnya benar. Tapi, kalau kritikan bisa jadikan masukan saya perbaiki," kata Emil, sapaan akrabnya di Gedung Negara Pakuan.

Ia pun mengaku sudah merajut komunikasi politik dengan Ketua DPRD Jawa Barat M Taufik Hidayat hingga Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Syaikhu.

Baca juga: Demo di Gedung DPRD Jabar Ricuh, Massa Lempar Batu hingga Petasan

"Saya kira masalah ini jadi mungkin ekspetasi intensitasnya berbeda, ini masalah volumenya saja. Ini bukan buruk, jadi kita juga mencoba," tambah dia.

Disinggung soal adanya isu interpelasi dari sejumlah fraksi di DPRD Jawa Barat, Emil menyatakan, pihaknya tak bisa membendung rencana itu lantaran jadi hak lembaga legislatif.

"Saya tidak bisa menghalangi, ini kan ada yang ingin bertanya, ya saya jawab. Bertanya ini bisa sambil makan siang, rapat formal dan informal, dan ada interplasi. Saya siapkan ruang menjawab ini," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X