Angin Kencang Tak Berhenti Terjang Permukiman Warga di Magelang, Ratusan Rumah Rusak

Kompas.com - 21/10/2019, 15:58 WIB
Rumah-rumah rusak diterjang angin kencang di permukiman warga di lereng Merbabu Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (21/10/2019). KOMPAS.COM/IKA FITRIANARumah-rumah rusak diterjang angin kencang di permukiman warga di lereng Merbabu Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Senin (21/10/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com - Angin kencang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sejak Minggu (20/10/2019) malam, menyebabkan ratusan rumah, fasilitas umum, pepohonan, di Magelang porak poranda.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Senin (21/10/2019) siang, angin kencang menerjang kawasan lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Pakis dan Kecamatan Sawangan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Susanto mengatakan, sejauh ini belum dapat dirinci total rumah yang rusak.

Petugas masih melakukan pendataan dan memprioritaskan proses evakuasi warga.

"Sementara ini ada 71 pengungsi di Kecamatan Sawangan. Ada beberapa titik lokasi yang warganya minta diungsikan, tapi belum bisa dilakukan karena masih angin besar. Sasih terisolir, pohon tumbang, semoga bisa segera dibuka," ujar Edi saat dihubungi, Senin.

Baca juga: Satu Orang Meninggal dan Ribuan Mengungsi akibat Angin Kencang di Kota Batu

Para petugas masih berupaya membuka akses untuk segera mengevakuasi warga.

Namun, tidak mudah membuka akses ke lokasi karena angin yang tiba-tiba datang dan pergi.

Edi berujar, angin kencang yang melanda ini merupakan fenomena langka yang belum pernah terjadi di Kabupaten Magelang

"Ini yang tidak biasa, baru sekarang kita temukan. Berlangsung sejak kemarin sampai sekarang belum berhenti. Biasanya ada angin puting beliung berlangsung satu jam lalu selesai, tapi ini angin datang, hilang, datang lagi, hilang lagi, masyarakat jadi takut," ujar Edi. 

Di lokasi terpisah, Plt Kepala Desa Ketundan, Kecamatan Pakis, Daryono menjelaskan, angin kencang mulai terjadi pada Minggu pukul 19.00 WIB.

Angin semakin bertiup kencang hingga larut malam. Puluhan rumah rusak terutama di bagian atap. Bahkan beberapa rumah ambruk rata dengan tanah.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Belum Dapat Bantuan, Warga Kampar Arungi Banjir untuk Pergi Beli Makanan

Regional
Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Skywalker Via Ferrata Mount Parang Angkat Bicara Soal Kecelakaan yang Tewaskan AKPB Andi Nurwandy

Regional
Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Tiga Hari Terombang-Ambing di Laut, KM Lady Nathalia Berhasil di Temukan

Regional
Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Bocah 10 Tahun Asal Bandung Tewas Tenggelam di Pemandian Darajat Pass

Regional
Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Tiga Bayi Orangutan Ditemukan dalam Kardus di Pekanbaru, Diserahkan ke BBKSDA Riau

Regional
Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Bandara APT Pranoto Samarinda Kembali Operasi Senin, Tim Verifikasi Beri 2 Catatan

Regional
Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Pasutri Pemilik Biro Umrah Juga Pengelola Ponpes, Janjikan Umrah Gratis ke Puluhan Orang

Regional
Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Tipu Ratusan Korban, Keberadaan Suami Istri Pengelola Biro Umrah di Banyumas Masih Misterius

Regional
Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Bus Rombongan Peziarah Asal Bogor Terbakar di Jalur Cirebon-Ciamis

Regional
4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

4 Fakta Banjir di Dharmasraya: Satu Tewas, Korban Menyelamatkan Diri di Atas Pohon

Regional
4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

4 Kejadian Ambruknya Atap Sekolah di Berbagai Daerah: 2 Tewas, Siswa Terpaksa Belajar di Mushala

Regional
94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

94 Warga Diduga Keracunan Makanan Usai Acara Muludan di Sukabumi

Regional
Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Fakta Baru Hilangnya Bocah di PAUD, Keluarga Temukan Kejanggalan

Regional
BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

BMKG Selidiki Penyebab Gempa di Talaud

Regional
Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Jatuh dari Tebing, Jenazah AKBP Andi Nurwandi Dimakamkan Pagi Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X