KILAS DAERAH

Pemprov Sulsel Gandeng KPK untuk Tingkatkan Kapasitas Humas

Kompas.com - 21/10/2019, 15:30 WIB
Pelaksanaan Workshop Humas Pemprov Sulsel DOK. Humas Pemerintah Sulawesi SelatanPelaksanaan Workshop Humas Pemprov Sulsel


KOMPAS.com
- Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi ( Pemprov) Sulawesi Selatan ( Sulsel) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menggelar workshop Peningkatan Kapasitas Humas Pemerintah di Sulsel.

Workshop tersebut digelar untuk mengembangkan program pengembangan humas dan media dalam program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) terintegrasi Pemprov Sulsel.

Koordinator Wilayah VIII (Sulselbar) Supervisi dan Pencegahan Korupsi KPK RI, Dwi Aprilia Linda mengatakan workshop itu hadir atas kebutuhan dari Korsupgah KPK di Sulsel.

Ini karena ketika ke daerah, berita yang sampai ke publik pertama kali bukan berita resmi dari pemerintah tetapi dari perusahaan media.

"Kami sudah berulang kali, bahkan berulang kami tuliskan dalam surat, harap pemerintah daerah menyiapkan siaran pers untuk mendukung pelaksanaan kegaiatan," ujar Dwi seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Senin (21/10/2019).

Padahal, Dewi menekankan humas adalah corong pemerintah daerah. Untuk itu, Humas harus aktif menghimpun informasi dari unit lain dan disampaikan kepada masyarakat.

"Contoh Pemprov Sulsel akan mengumpulkan Organigasasi Perangkat Daerah (OPD) minta mana yang bisa jadi informasi publik tuangkan dalam website," harapnya.

Sementara itu, Asisten 1 Pemprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi yang membuka acara itu mengatakan, tugas Tim Korsupgah bersama KPK sangat penting dalam menciptakan pemerintahan bertata kelola baik, berintegrasi dan lebih bersih.

"Tugas ini juga melibatkan lintas kompenen, semua unit kerja harus terlibat," kata Aslan Patonangi.

Aslan menjelaskan humas berperan dalam menyampaikan apa yang telah dilakukan pimpinan, pemerintah daerah demikian juga aktivitas kegiatan KPK bersama dengan pemerintah daerah.

"Humas sangat penting dan posisinya sangat sentral, memberitakan dengan masif, termasuk pada media online. Hoaks atau berita bohong hampir pasti tidak bisa dibendung keberadaanya. Humas harus ambil peran besar mematahkan berita palsu tentu tersebut," sebutnya.

Perlu diketahui materi yang disampaikan pada workshop yang dilaksanakan di Hotel Max One, Makassar, dari 21-23 Oktober 2019 adalah pengelolaan media sebagai strategi pemberitaan, regulasi dan kode etik jurnalistik, menggunakan sosial media untuk pemberitaan pemerintahan dan  menulis siaran pers dan media.

Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel, Devo Khaddafi menyampaikan agar materi yang diberikan agar dimanfaatkan peserta workshop sebaik mungkin.

"Pada kegiatan workshop ini ada narasumber yang sangat penting untuk memberikan kami ilmu. Agar kami sesuai dengan harapan dari KPK, yaitu membangun sebuah tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih sangat kami harapkan," ucapnya.

Dengan bgitu, kata dia, humas pemerintah mampu memberikan informasi yang valid, terpercaya dan dapat memberikan masukan kepada pimpinan sesuai dengan apa yang terjadi di masyarakat.

ru saja dilauncingnya dalam mengawal tiga Gubernur Sulsel kepada pemateri Dirut Rakyatku.com, Subhan Yusuf.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Risma Pimpin Operasi Penertiban Masker: Yang Sakit Sudah Ribuan, Jangan Ditambah Lagi

Regional
Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Diterjang Banjir Bandang, Jalanan di Masamba Dipenuhi Lumpur

Regional
Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Tidak Terapkan Protokol Covid-19, Seluruh Pantai Selatan Malang Ditutup

Regional
Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Ribut-ribut Rapat Pleno DPD Golkar Sumut, Ini Duduk Perkaranya

Regional
Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Pria Ini Berani Bawa Wanita ke Kamar Hotel, Giliran Bayar Ternyata Pakai Uang Palsu

Regional
Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Satu Orang Tewas Terseret Banjir Bandang di Masamba

Regional
Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Artis H Dibayar Rp 30 Juta Sekali Kencan, Baru Terima Rp 20 Juta Saat Dibekuk Polisi

Regional
Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Bupati Wonogiri Minta KBM Santri Seluruh Pesantren Ditiadakan

Regional
Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Banjir Bandang di Masamba akibat Sungai Meluap, Puluhan Warga Mengungsi

Regional
Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Kasus Artis H, Polisi Periksa 3 Saksi, Dalami Mucikari yang Menawarkan ke Pengusaha A

Regional
Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Penelitian USU: Ekstrak Ikan Gabus Bisa Percepat Penyembuhan Pasien Covid-19

Regional
Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Ekonomi Terdampak Covid-19, Ekspor Kapulaga Sumut Malah Naik hingga Tembus ke 3 Negara

Regional
Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Sanksi Penumpang Tak Pakai Masker di Terminal Tirtonadi Solo: Baca Teks Pancasila hingga Push Up

Regional
Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Sentuhan Warna-warni di Geladak Perahu Balai Keling Gresik

Regional
Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Tes Swab Kedua, Jumlah Pasien Positif Corona di Secapa AD Terus Berkurang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X