Status Normal, Gunung Tangkuban Parahu Bisa Kembali Dikunjungi

Kompas.com - 21/10/2019, 11:35 WIB
Pedagang membersihkan atap kiosnya dari debu vulkanik pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). Pengelola Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu menyatakan, Wisata Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu akan dibuka setelah kawasan wisata tersebut bersih dari debu vulkanik. ANTARA FOTO/RAISAN AL FARISIPedagang membersihkan atap kiosnya dari debu vulkanik pascaerupsi Gunung Tangkuban Parahu, di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Senin (29/7/2019). Pengelola Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu menyatakan, Wisata Kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu akan dibuka setelah kawasan wisata tersebut bersih dari debu vulkanik.

BANDUNG, KOMPAS.com - Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menurunkan status Gunung Tangkuban Parahu dari waspada menjadi normal.

Hal tersebut terjadi berdasarkan pemantauan visual dan instrumental menunjukan aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Parahu berada pada pola penurunan.

Mengingat hal tersebut, Kepala PVMBG Kasbani mengatakan, Gunung yang terkenal dengan legenda Sangkuriang ini sudah bisa kembali dikunjungi.

"Objek wisata bisa dibuka kembali," ujar Kasbani di Kantor PVMBG, Senin (21/10/2019).

Baca juga: Status Gunung Tangkuban Parahu Turun dari Waspada Menjadi Normal

Meski begitu, PVMBG tetap melarang wisatawan untuk memasuki kawah gunung tersebut karena masih mengeluarkan gas berbahaya.

"Yang berbahaya hanya di dalam kawah. Masyarakat tak boleh masuk kawah apalagi malam hari, karena bisa mengeluarkan gas berbahaya. Tapi kalau kondisi normal siang hari di luar bibir kawah itu relatif normal. masyarakat bisa menikmati kembali di kawah sana dengan rekomendasi yang telah kami keluarkan," ujar dia.

Seperti diketahui, erupsi Gunung Tangkuban Parahu mulai terjadi sejak 26 Juli 2019 lalu.

PVMBG kemudian meningkatkan status dari normal ke waspada sejak 2 Agustus 2019 dengan rekomendasi radius bahaya 1,5 km dari bibir kawah.

"Selama waspada ini, terjadi beberapa kali erupsi dengan tinggi 200-300 meter dari dasar kawah. Namun, potensi masih di radius yang di rekomendasikan" kata Kasbani.

Baca juga: Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Terhitung Senin, 21 Oktober 2019 sekira pukul 09.00 WIB, PVMBG menurunkan status waspada menjadi normal. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Uji Klinis Fase 3 Resmi Dimulai, Erick Thohir Pastikan Calon Vaksin Covid-19 Halal

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Agustus 2020

Regional
Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Seorang Wartawan di Kalsel Divonis 3 Bulan Penjara karena Berita

Regional
22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

22 Rumah Adat Sumba Terbakar karena Faktor Alam, Ini Kronologinya

Regional
DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

DLHK Karawang: Penyebab Sungai Citarum Menghitam dan Berbau Bukan karena Limbah

Regional
'Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik'

"Demi Ilmu Pengetahuan, Belajar di Bawah Pohon Mangga Juga Baik"

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 11 Agustus 2020

Regional
Malaysia 2 Kali Langgar Batas Wilayah di Nunukan, KSAL Kirim Nota Protes

Malaysia 2 Kali Langgar Batas Wilayah di Nunukan, KSAL Kirim Nota Protes

Regional
Truk Tronton Minuman Kemasan Remnya Blong, Tabrak Pikap hingga Terpental ke Sawah

Truk Tronton Minuman Kemasan Remnya Blong, Tabrak Pikap hingga Terpental ke Sawah

Regional
Kirim Lokasi Via WhatsApp, Pempuan Surabaya Disekap Mantan Pacar di Pamekasan

Kirim Lokasi Via WhatsApp, Pempuan Surabaya Disekap Mantan Pacar di Pamekasan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 11 Agustus 2020

Regional
Setelah Kuburannya Dibongkar, Pria Ini Baru Diketahui Tewas Ditusuk Teman gara-gara Rebutan Gitar

Setelah Kuburannya Dibongkar, Pria Ini Baru Diketahui Tewas Ditusuk Teman gara-gara Rebutan Gitar

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 11 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 11 Agustus 2020

Regional
Kata Ridwan Kamil ke Jokowi: Tidak Ada Zona Merah di Jabar Minggu Ini, Termasuk Depok

Kata Ridwan Kamil ke Jokowi: Tidak Ada Zona Merah di Jabar Minggu Ini, Termasuk Depok

Regional
Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ruang Isolasi RSUD Kota Kendari Penuh

Kasus Positif Covid-19 Meningkat, Ruang Isolasi RSUD Kota Kendari Penuh

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X