Cerita Siswa SMA Tipu Pemuda, Nyamar Jadi Wanita di Facebook dan Raup Rp 141 Juta

Kompas.com - 21/10/2019, 06:12 WIB
Ilustrasi penipuan. SHUTTERSTOCKIlustrasi penipuan.

JAMBI, KOMPAS.com - Seorang siswa SMA di Kabupaten Marangin, Provinsi Jambi, ditangkap polisi karena menipu seorang pemuda Rp 141 juta.

Pelaku berinisial AN menipu pria berinisial JY dengan modus menyamar sebagai wanita cantik di Facebook. Pelaku menyamar dengan memakai nama perempuan, Keyla Hanna Idhar.

Informasi yang dihimpun, aksi penipuan ini sudah terjadi sejak September 2018.

Awalnya korban berteman di Facebook dengan seorang pemilik akun bernama Keyla Hanna Idhar.

Setelah lama berhubungan di media sosial itu, korban menyatakan jatuh cinta kepada Keyla.

Baca juga: Nyinyir di Facebook soal Penusukan Wiranto, Pegawai Undip Dilaporkan ke Polisi

Hubungan gelap itu terjalin cukup lama.

Mereka intens berkomunikasi melalui telepon. Namun, mereka belum sempat bertemu.

Setelah sekian lama menjalin hubungan itu, akhirnya AN, pemilik akun Keyla Hanna Idhar, meminta sejumlah uang kepada JY dengan modus untuk membayar uang kuliah.

Permintaan itu langsung dituruti JY. Saat itu juga JY mentransfer uang Rp 5 juta.

Pelaku terus merongrong dan membujuk korban untuk memberikannya uang dengan berbagai alasan keperluan, seperti berobat ke rumah sakit.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Sekda Grobogan Positif Covid-19, Pemkab Gelar Rapid Test dan Swab Massal

Regional
Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Banjir Genangi Bandara Andi Djemma Masamba, Penerbangan Ditunda 14 Hari

Regional
Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Kesal Sering Disebut Duda, Pria Ini Bunuh Temannya secara Sadis

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, MPLS di Jateng Belum Boleh Tatap Muka

Regional
Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Kepala Bappeda Jatim Meninggal karena Covid-19, Khofifah: Kami Sangat Kehilangan

Regional
Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Asrama Pondok Pesantren di Puncak Bogor Hangus Terbakar

Regional
Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Kasus Dugaan Prostitusi Artis H, Polisi Tetapkan R sebagai Tersangka

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Kasus Covid-19 Melonjak Pemkot Gorontalo Akan Lakukan Pembatasan Khusus di Kecamatan

Regional
Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Marak Kapal Cantrang di Natuna, Nelayan Mengadu ke Susi

Regional
Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Muncul Klaster Pekerja Media di Jatim, Gugus Tugas Covid-19: Kami Yakin Bisa Ditangani

Regional
Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Wanita Ini Jual Rumah dan Siap Dinikahi Pembelinya

Regional
Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Ibu-ibu Bawa Anaknya Demo Tuntut Sekolah Dibuka, Ini Tanggapan Disdik Pamekasan

Regional
Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Positif Corona, Sekda Grobogan: Keluhan Saya Tidak Bisa Tidur Nyenyak

Regional
Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Mahasiswanya Gantung Diri Diduga Depresi Skripsi Sering Ditolak Dosen, Ini Penjelasan Universitas

Regional
2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

2 Pasien Covid-19 di Riau Merasa Nyeri di Perut dan Ulu Hati

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X