Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Gempa Besar dan Tsunami di Maluku

Kompas.com - 20/10/2019, 14:54 WIB
Ilustrasi UU ITE ShutterstockIlustrasi UU ITE

AMBON, KOMPAS.com - Aparat kepolisian Polda Maluku membekuk seorang pemuda penyebar hoaks bernama Vicardy Kempa alias Hardy, di Ambon, Minggu (20/10/2019).

Hardy diketahui merupakan salah satu pelaku penyebar hoaks yang menyebarkan berita bohong tentang akan terjadinya gempa besar dan tsunami di Maluku melalui media sosial.

Berita hokas yang disebar ini pun membuat warga di Kota Ambon panik dan ketakutan hingga mengungsi ke gunung-gung dan hutan.

Baca juga: Trauma Gempa Ambon, Warga Memilih Dirawat di Halaman Rumah Sakit

Saat menyebarkan berita hoaks tersbeut, Hardy ikut mencatut nama Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, sehingga warga yang membaca pesan yang viral di media sosial tersebut mengira kalau pesan itu resmi berasal dari Wali Kota Ambon.

“Sudah ditangkap, dan saat ini statusnya sudah resmi dijadikan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Muhamad Roem Ohoirat kepada Kompas.com, Minggu.

Roem menuturkan, terangka sebelumnya telah dilaporkan oleh Kabag Hukum Pemerintah Kota Ambon dan pihak BMKG ke SPKT Polda Maluku pada 16 Oktober lalu dengan bukti laporan polisi LP-B/430/X/2019/Maluku/SPKT tertanggal 16 Oktober 2019.

“Mulai hari ini, Minggu 20 Oktober 2019 pukul 10.30 WIT, tersangka Vicardy Kempa alias Hardy telah ditahan di rutan Polda Maluku di Tantui,” kata Roem.

Baca juga: Gempa Ambon, Sejumlah Kantor Pemerintahan dan Rumah Warga Hancur

Roem menambahkan, tersangka saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku.

Kasus tersbeut ditangani langsung oleh Ditreskrimsus karena terkait pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Teknologi.

“Tersangka dijerat dengan Undang-Undang ITE. Dia menggunakan media sosial untuk menyebar kabar bohong dan mencatut nama ornag lain serta membuat takut masyarakat,” ujar dia.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

Regional
KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

Regional
Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

Regional
Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X