Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Kompas.com - 19/10/2019, 15:46 WIB
Mobil Honda Jazz milik pelaku pencurian di rumah dinas kapolres, disita dan dibawa ke Mapolres Pangkal Pinang, Jumat (18/10/2019). KOMPAS.com/HERU DAHNURMobil Honda Jazz milik pelaku pencurian di rumah dinas kapolres, disita dan dibawa ke Mapolres Pangkal Pinang, Jumat (18/10/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com-  Hukuman ganda berupa pidana umum dan sidang disiplin anggota menanti Briptu RO, terduga pelaku pencurian di rumah dinas Kapolres Pangkal Pinang AKBP Iman Risdiono Septana.

Perwira Urusan Humas Polres Pangkal Pinang Iptu Sianturi mengatakan, sidang disiplin anggota akan dilaksanakan setelah putusan pengadilan bersifat tetap atau inkrah.

"Saat ini kasusnya ke pidana umum dulu. Terkait Pasal 362 KUHP dengan ancaman lima tahun," kata Sianturi di Mapolres Pangkal Pinang, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres karena Terdesak Cicilan Mobil

Menurut Sianturi, internal kepolisian tak ingin gegabah menggelar sidang disiplin karena hasilnya bisa bertolak belakang dengan pengadilan pidana umum.

Sehingga, proses sidang disiplin dilaksanakan setelah putusan pengadilan umum.

Dalam sidang disiplin, pelaku masih bisa mengajukan banding mulai dari tingkat polres hingga tingkat polda.

"Kalau pidana umumnya inkrah, sidang disiplin akan memiliki legitimasi yang kuat. Hasilnya bisa pemberhentian atau penundaan kenaikan pangkat dan pembinaan lebih lanjut," ujar dia.

Baca juga: Kasus Ajudan Curi Uang Kapolres, Honda Jazz dan Uang Puluhan Juta Disita

Saat ini kasus Briptu RO dalam tahap pemberkasan. RO yang telah memiliki keluarga itu dilaporkan Iman Risdiono karena mencuri di rumah dinas dengan jumlah kerugian diperkiraian mencapai Rp 100 juta.

Pelaku masuk ke kamar rumah dinas menggunakan kunci serep dan menggasak sejumlah uang sejak Januari hingga awal Oktober 2019.

Terkait kasus itu RO telah ditahan di ruang khusus Mapolres Pangkal Pinang.

Barang bukti yang diamankan polisi seperti kendaraan roda empat merk Honda Jazz, uang tunai Rp 39 juta dan kunci duplikat.

Di hadapan penyidik, RO mengaku nekat mencuri untuk membiayai cicilan mobil dan kebutuhan hidup keluarganya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X