Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Kompas.com - 18/10/2019, 22:45 WIB
Ade Yasin saat menghadiri pelantikan Pengurus KAHMI Bogor di Cibinong, Minggu (13/5/2019) malam. Kompas.com/AFDHALUL IKHSAN.Ade Yasin saat menghadiri pelantikan Pengurus KAHMI Bogor di Cibinong, Minggu (13/5/2019) malam.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Bupati Bogor Ade Yasin mendorong semua masyarakat untuk saling menjaga situasi kondisi di Kabupaten Bogor menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada 20 Oktober 2019 nanti.

Hal itu perlu dilakukan, supaya semua pihak termasuk pelajar tidak terbujuk ajakan provokatif hingga hoaks seperti yang pernah terjadi belum lama ini.

"Bersatunya semua elemen masyarakat tentunya menambah rasa percaya diri kami agar tidak terprovokasi oleh hal-hal yang negatif, jadi saya pikir Bogor selalu mengawal dan kami kompak menjaga agar lebih kondusif," ucapnya usai deklarasi bersama Indonesia Damai dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor, di pintu utara Stadion Pakansari, Cibinong, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Legislator Muda Apresiasi Petugas Keamanan Jelang Pelantikan Presiden

Ade mengatakan, Bogor harus aman dan kondusif jelang pelantikan nanti, sehingga pengamanan perlu diperketat.

Salah satunya, Ade meminta pihak sekolah dan wali murid bekerja sama menjaga pelajar supaya tidak menggelar aksi unjuk rasa ke Jakarta.

"Saya sudah sampaikan tadi, kami akan menegur pihak sekolah dan orangtua yang membiarkan anaknya ikut ke sana (demo), iya enggak bolehlah mereka masih anak-anak dan jangan ikut kegiatan politik seperti itu, pelajar fokus saja belajar dan tetap berada di tempatnya (rumah)," kata dia.

Ketua DPW Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga mengajak agar mahasiswa tidak terlalu menanggapi ajakan-ajakan provokatif untuk demonstrasi yang kembali beredar di media sosial.

"Iya mahasiswa kan pelajar juga sama, jangan terprovokasi sudah lihat saja di TV di rumahnya masing-masing bagaimana konstitusi itu berjalan," tegasnya.

Dia mengatakan, pelajar harus lebih teliti dalam mengecek informasi di media sosial sebelum menyebarkannya. Sebab, kabar hoaks belakangan ini begitu masif beredar di kalangan mahasiswa.

"Kalau isu hoaks kita juga semakin lebih masuk ke dalam (sekolah) supaya siswa lebih cerdas menghadapi situasi ataupun isu-isu yang diedarkan melalui medsos," ungkapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tragedi Longsor Proyek Double Track Sukabumi-Grobokan, Perginya Sang Tulang Punggung Keluarga...

Tragedi Longsor Proyek Double Track Sukabumi-Grobokan, Perginya Sang Tulang Punggung Keluarga...

Regional
Urai Antrean di SPBU, Pertamina Tambah Pasokan Solar di Sulsel

Urai Antrean di SPBU, Pertamina Tambah Pasokan Solar di Sulsel

Regional
Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Lahirkan Banyak Pahlawan Nasional, Gowa Jadi Suri Teladan Daerah Lain

Regional
Kata Mandor 'Double Track' Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Kata Mandor "Double Track" Sukabumi-Bogor: Proyek Sudah Dipastikan Aman, tapi Takdir Berkata Lain

Regional
Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Cerita Penumpang Batik Air Asal Kupang, Tak Tahu Jika Pilot Pingsan

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Gempa Magnitudo 5,1 Rusak 94 Rumah Warga di Ambon

Regional
Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Fakta Paranormal Ditemukan Membusuk di Rumahnya, Hidup Sendiri dan Meninggal karena Sakit

Regional
Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Saksi: Pelempar Sperma Remaja Bermotor, Dia Dekati Saya dan Berkata Jorok...

Regional
Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Antisipasi Telur Berdioxin, Khofifah Sidak Peternakan Ayam Petelur, Ini Hasilnya

Regional
[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

[POPULER NUSANTARA] Teror Lempar Sperma di Tasikmalaya | Letusan Gunung Merapi

Regional
Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Fakta Pesawat Mendarat Darurat di Kupang karena Pilot Sakit, Pusing Berat, hingga Dikomando Kopilot

Regional
Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Cerita Warga Saat Terduga Teroris Cilacap Ditangkap: Ada Orang Asing Tanya soal Merpati

Regional
Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Pasca-digeledah Densus 88, Rumah Terduga Teroris S di Cilacap Tertutup Rapat

Regional
Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Warga Cilacap yang Ditangkap Densus 88 Dikenal sebagai Tukang Pijat

Regional
Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Kronologi Oknum Kepala Desa Tewas di Dalam Mobil, Serangan Jantung Saat Hendak Mesum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X