Kakek 60 Tahun Diamuk Massa karena Remas Payudara Perempuan di Pasar

Kompas.com - 18/10/2019, 21:34 WIB
Ilustrasi Pelecehan Seksual ShutterstockIlustrasi Pelecehan Seksual

PALEMBANG, KOMPAS.com - Warga kawasan Pasar 16 Palembang, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan aksi Tukijo (60) yang diduga menjadi pelaku begal payudara terhadap SA (24).

Akibatnya, Tukijo pun diamuk massa hingga babak belur setelah ditangkap oleh warga.

Jajaran Polresta Palembang yang mendapatkan laporan adanya aksi tersebut langsung datang ke lokasi dan mengamankan Tukijo untuk diperiksa.

Baca juga: Fakta Penjaga Pemancar Radio Remas Payudara Karyawati Toko, 4 Lokasi Berbeda hingga Ditangkap Polisi

Kanit III SPKT Polresta Palembang, Ipda Herison mengatakan, Tukijo telah diserahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk diperiksa penyidik.

Menurut Herison, dari keterangan beberapa saksi, aksi yang mnimpa SA itu bermula saat korban tiba di kawasan Pasar 16 dengan mengendarai sepeda motor untuk bekerja. Namun, mendadak dari belakang pelaku Tukijo langsung meremas payudara korban.

“Korban berteriak dan didengar oleh warga yang ada di lokasi. Setelah itu (pelaku) langsung ditangkap warga,” kata Herison.

Meskipun Tukijo tak mengakui perbuatannya itu, namun SA kini telah membuat laporan perbuatan asusila yang menimpanya.

“Korban sudah membuat laporan atas kasus ini,” jelasnya.

Baca juga: Penjaga Pemancar Radio Ini Meremas Payudara 4 Gadis di Lokasi Berbeda

Sementara itu, korban SA mengaku terkejut dengan aksi yang dilakukan Tukijo. Ia kala itu baru saja turun dari motor dan langsung dilecehkan Tukijo.

“Saya tidak mengenal bapak itu. Tiba-tiba dari belakang langsung berbuat begitu. Saya tidak terima dan sudah membuat laporan,” ucap SA.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Pesta Miras dan Berjudi di Tengah Corona, Sekelompok Pemuda Dihukum Rendam di Kolam Sampah

Regional
Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Kapal Yacht dari Australia Dibegal di Perairan Lampung

Regional
5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Regional
Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Kalsel Butuh Tiga Bulan Persiapan untuk Terapkan New Normal

Regional
Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Pecat 109 Tenaga Medis, Bupati Ogan Ilir Persilakan Ombudsman Datang

Regional
Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Untuk Pertama Kalinya, Jalur Gentong Tasikmalaya Tak Macet Saat Lebaran

Regional
Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Ditunjuk Jokowi, Gorontalo Kaji Penerapan New Normal agar Masyarakat Tak Bingung

Regional
Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Polisi Sita 87 Balon Udara Milik Warga, Salah Satunya Berukuran 35 Meter

Regional
Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Kendaraan yang Diminta Putar Balik di Tol Jakarta-Cikampek Didominasi Mobil Pribadi

Regional
Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Usai Tabrak Rumah Warga, Kapolsek Ini Sempat Tak Mengaku

Regional
Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Pemprov DIY Susun Aturan Penerapan New Normal

Regional
Video Viral Warga Desa 'Usir' Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Video Viral Warga Desa "Usir" Pendatang dengan Meriam Bambu, Ini Faktanya

Regional
Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Bupati Ogan Ilir Tegaskan Tidak Akan Menerima 109 Tenaga Medis yang Sudah Dipecat

Regional
Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Wagub Kaltim Sebut APBD Tak Mampu Tangani Banjir Samarinda, Butuh Bantuan Pusat

Regional
Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Antisipasi Arus Balik Lebaran, Masuk Bali via Pelabuhan Ketapang Harus Punya Surat Bebas Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X