PDI-P Jabar Singgung soal Interpelasi terhadap Ridwan Kamil

Kompas.com - 18/10/2019, 21:22 WIB
Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono didampingi ketua DPC PDIP Garut Yudha Pudja Turnawan saat diwawancara wartawan, Jumat (18/10/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGKetua DPD PDIP Jabar Ono Surono didampingi ketua DPC PDIP Garut Yudha Pudja Turnawan saat diwawancara wartawan, Jumat (18/10/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono meminta Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bisa lebih meningkatkan komunikasi dengan lembaga legislatif yang jadi mitranya.

"Saya sarankan ke gubernur, jangan pernah berhenti lakukan komunikasi baik dengan DPRD maupun dengan pimpinan partai," jelas Ono kepada wartawan usai membuka rapat konsolidasi internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut di Hotel Agusta Cipanas, Jumat (18/10/2019).

Ono mengakui, telah mendengar ada wacana soal interpelasi dari beberapa partai politik kepada Ridwan Kamil.

Baca juga: Atalia Ridwan Kamil Akui Angka Stunting di Jawa Barat Cukup Tinggi

 

Namun, PDI-P belum bisa menyikapi secara serius karena belum mengetahui pasti substansi yang diusung dalam interpelasi tersebut.

"Ya, wacana sudah ada, tapi kita kan belum tahu serius atau tidak, nanti dilihat dari pengajuan resminya," katanya.

Ono mengaku, dari laporan anggota DPRD Jabar dari PDI-P, sampai saat ini belum ada pengajuan resmi soal interpelasi di DPRD Jabar. Karenanya, PDI-P sampai saat ini belum bisa menyikapinya.

Jika nantinya sudah ada ajuan interpelasi secara resmi, menurut Ono PDI-P, akan mempelajari terlebih dahulu draft ajuannya.

Ono mengaku sampai saat ini belum pernah diajak bicara secara khusus soal interpelasi oleh partai lain.

Jikapun ada pertemuan di kantor PKB, itu sifatnya silaturahmi biasa dan dirinya tidak sempat hadir.

Ono sendiri berharap, ke depan DPRD dan gubernur bisa bersinergi dengan baik.

Baca juga: Dukung Perpres Baru, Ridwan Kamil Siap Ubah Nama Program Jabar Berbahasa Inggris

 

Karenanya, ia menyarankan gubernur terus melakukan komunikasi dengan lembaga lelgislatif. Sebab, selama ini komunikasinya dirasa kurang maksimal.

"Belum maksimal, sehingga ke depan kita sarankan gubernur lebih membuka diri, membuka dialog di forum-forum informal," katanya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Libur Lebaran di Pantai, Dua Warga Cianjur Terseret Ombak

Regional
Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah Shalat Id di Masjid, 13 Orang Diamankan

Regional
Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Jadi Klaster Aktif Penyebaran Covid-19, Pasar Pinasungkulan Manado Berlakukan Ganjil Genap

Regional
1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

1.932 kendaraan Diputar Balik selama PSBB Parsial di Cianjur

Regional
Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Kronologi Kepala Desa Dikeroyok Usai Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid

Regional
'Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari'

"Lebaran Dulu Dapat Sampai Rp 700.000, Sekarang Cuma Rp 50.000 Sehari"

Regional
Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Seorang Pedagang Meninggal Reaktif Covid-19, Pasar Kebun Semai Palembang Ditutup

Regional
Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Bupati Bener Meriah Ajukan Surat Pengunduran Diri Langsung ke Mendagri

Regional
Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Ambulans Tertahan Penutupan Jalan, Bayi Dalam Kandungan Meninggal

Regional
[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] ODGJ Babak Belur Dihajar 2 Polisi | Fakta Baru Ibu Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Fakta Polisi Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker, Kabur Pakai Fortuner hingga Dimutasi Kapolda Jabar

Regional
PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X