Korban Pemukulan Motivator Bertambah Jadi 10 Siswa, Alami Lebam hingga Luka di Bibir

Kompas.com - 18/10/2019, 18:12 WIB
Kapolres Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang saat menemui siswa korban pemukulan motivator di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKKapolres Malang Kota bersama Forkopimda Kota Malang saat menemui siswa korban pemukulan motivator di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019)

 

MALANG, KOMPAS.com - Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah 2 Kota Malang yang menjadi korban pemukulan oleh AS, seorang motivator, bertambah menjadi 10 orang.

Hal itu disampaikan oleh Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander berdasarkan laporan perkara yang masuk ke Mapolres Malang Kota.

"Dari 10 orang, yang lapor masih 9 orang. Yang satu masih mimisan. Nanti kita cek, kalau yang bersangkutan sudah bisa diberi keterangan berita acara, kita periksa," katanya di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Viral, Motivator Tempeleng Siswa Saat Seminar

Dony mengatakan, berdasarkan hasil visum, ada korban yang mengalami luka di bibir. Sisanya hanya mengalami luka lebam di pipinya.

"Visum yang keluar baru satu, luka di bibir. Sisanya hanya luka bekas lebam," katanya.

Pihaknya masih terus memintai keterangan sejumlah saksi terkait kasus itu. Termasuk memeriksa tempat kejadian perkara (TKP) pemukulan.

Baca juga: Wali Kota Malang Menangis Saat Temui Siswa Korban Pemukulan Motivator

Diketahui, aksi pemukulan oleh AS, motivator digital marketing terjadi saat acara Seminar Motivasi Berwirausaha di SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang, Kamis (17/10/2019).

Sebagai pengisi acara, AS diduga tersinggung karena peserta acara tertawa.

AS lantas meminta 10 siswa (sebelumnya tertulis 8) untuk maju ke depan dan memukulnya satu per satu secara bergilir.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X