Fakta Baru Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, 158 Bangunan Terbakar dan 322 KK Mengungsi

Kompas.com - 18/10/2019, 10:28 WIB
Massa membawa senjata tajam di Pelabuhan Ferry Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (16/10/2019). IstimewaMassa membawa senjata tajam di Pelabuhan Ferry Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (16/10/2019).

KOMPAS.com - Pasca-kerusuhan yang terjadi di Pelabuhan Feri Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Rabu (16/10/2019), situasi mulai kondusif.

Akibat kerusuhan itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan ada ratusan bangunan rumah yang terbakar.

Asisten II Setkab PPU Achmad Usman yang juga sebagai Plh Kepala BPBD PPU mengatakan, total ada 158 rumah dan bangunan terbakar.

Bangunan yang terbakar tersebar di empat rukun tetangga (RT) yakni RT 06, RT 07, dan RT 08.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor meminta warga menahan diri dan tidak menyebar foto dan video kerusuhan yang terjadi di pelabuhan feri, Rabu.

Berikut fakta baru pasca-rusuh di Penajam Paser Utara:

1. Masyarakat sudah beraktifitas seperti biasa

Ilustrasi pelabuhanKompas.com/Ronny Adolof Buol Ilustrasi pelabuhan

Asisten II Sekretariat Pemkab PPU Ahmad Usman mengatakan, aktivitas masyarakat sudah kembali normal, Pelabuhan Feri sudah beroperasi.

Api yang membakar sebagian bangunan sudah padam sejak tadi malam.

"Aktivitas pelayanan pelabuhan sudah lancar. Masyarakat juga sudah beraktivitas seperti biasanya," ungkap Ahmad, yang juga sebagai Plh Kepala BPBD PPU saat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (17/10/2019).

Baca juga: Sempat Mencekam, Situasi di Pelabuhan Feri Calon Ibu Kota Negara Mulai Kondusif

2. Buka posko keamanan dan bantuan di lokasi

Ahmad mengatakan, akibat peristiwa itu ada ratusan bangunan terbakar dan sedang dalam pemulihan pemda setempat.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X