Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Kompas.com - 18/10/2019, 07:16 WIB
Bupati Madiun, Ahmad Dawami  bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Sugiharto memberikan bantuan kepada tujuh pengungsi Wamena asal di Pendopo Muda Graha, Kamis (17/10/2019) malam. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWIBupati Madiun, Ahmad Dawami  bersama Kepala Dinas Sosial Kabupaten Madiun, Sugiharto memberikan bantuan kepada tujuh pengungsi Wamena asal di Pendopo Muda Graha, Kamis (17/10/2019) malam.

MADIUN, KOMPAS.com — Bupati Madiun Ahmad Dawami yang akrab disapa Kaji Mbing menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak pengungsi Wamena yang kembali ke Kabupaten Madiun.

Setibanya di Kabupaten Madiun, anak-anak para pengungsi langsung dicarikan sekolah terdekat di halamannya agar tidak putus pendidikanya.

Hal ini disampaikan Bupati Kaji Mbing kepada Kompas.com, usai menerima sembilan pengungsi Wamena di Pendopo Muda Graha, Kamis ( 17/10/2019) malam.

 

"Kami Pemkab Madiun menjamin anak-anak pengungsi Wamena asal Kabupaten Madiun yang kembali ke kampung halamannya tidak putus sekolah," ujarnya. 

"Mereka akan dicarikan sekolah yang terdekat tempat mengungsi." 

Baca juga: Bikin Paspor di Madiun Tanpa Calo dan Tak Perlu Bolak-balik, Ini Caranya

Jamin kehidupan pengungsi sampai dapat pekerjaan

Malam itu, sembilan pengungsi Wamena terdiri tujuh warga Ngawi, satu warga Mojokerto dan satu warga Kabupaten Madiun tiba di Pendopo Muda Graha.

Kesembilan pengungsi itu dijemput tim Dinsos Sosial dari Pelabuhan Perak Surabaya setelah menumpang kapal dari Papua. 

Tidak hanya menjamin keberlangsungan pendidikan anak-anak pengungsi Wamena, Pemkab Madiun juga menjamin keberlangsungan hidup para pengungsi selama belum memiliki pekerjaan.

Untuk itu Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Diperdakop diperintah memperhatikan keberlangsungan para pengungsi sampai kembali kepada kehidupan yang layak. 

Kepada pengungsi Wamena yang pulang ke kampung halaman, Bupati Kaji Mbing meminta untuk warga mengikhlaskan semuanya.

Dengan demikian, para pengungsi akan mendapatkan tempat yang terbaik.

"Percuma kalau di sini masih menyimpan dendam tidak ada gunanya," kata Kaji Mbing.

Baca juga: Cara Bupati Madiun Hilangkan Trauma Anak-Anak Pengungsi Wamena

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X