Bentangkan Merah Putih, Bupati Ngawi dan Ratusan Kades Dukung Pelantikan Presiden

Kompas.com - 17/10/2019, 23:03 WIB
Parade Merah Putih yang dilaksanakan di Benteng Van Den Bosch  oleh Bupati, Forkopimda dan ratusan Kepala Desa hasil pemilihan kepala desa serentak merupakan bentuk dukungan masyarakat Ngawi terhadap pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi ? Ma?ruf Amin. KOMPAS.com/SUKOCOParade Merah Putih yang dilaksanakan di Benteng Van Den Bosch oleh Bupati, Forkopimda dan ratusan Kepala Desa hasil pemilihan kepala desa serentak merupakan bentuk dukungan masyarakat Ngawi terhadap pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi ? Ma?ruf Amin.

NGAWI, KOMPAS.com –  Bupati Ngawi Budi Sulsityono bersama Forkopimda dan ratusan kepala desa terpilih dalam pemilihan kepala desa serentak 2019 mengucapkan deklarasi mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin di Benteng Van Den Bosch.

Ratusan kepala desa juga mengibar-ngibarkan bendera merah putih yang mereka bawa sebagai bentuk dukungan.

Kegiatan Parade Merah Putih dilaksanakan usai Bupati Ngawi melantik 177 kepal desa terpilih dalam pemilhan kepala desa serentak tahun 2019.

Baca juga: Jelang Pelantikan Presiden, Ganjar: Mari Jaga Wajah Indonesia di Mata Dunia

 

Dengan memegang bendera merah putih, ratusan kepala desa menirukan deklarasi dukungan kepada pasangan Presiden dan Wakil Presiden Jokowi Makruf Amin.

“Saya bupati Ngawi beserta Forum pimpinan Daerah bersama seluruh kepala desa dan masyarakat mendukung pelantikan presiden periode 2019-2024,” ujar Bupati Ngawi Budi Sulistyo, Kamis (17/10/2019).

Parade merah putih, menurut Budi Sulistyo, merupakan bentuk keberanian masyarakat Ngawi untuk mendukung konstitusional pemerintah.

Baca juga: Masyarakat Diimbau Jaga Ketertiban Jelang Pelantikan Presiden

 

Menurutnya, pemilihan presiden telah dimenangkan oleh pasangan Jokowi-Ma’ruf Amien, maka seluruh ralyat harus mendukung pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

“Ketika kita bicara presiden yang sudah terpilih, presiden harus dilantik. Maka ketika ada orang bilang presiden tidak perlu dilantik, jangan dihiraukan,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X