Kompas.com - 17/10/2019, 20:56 WIB
Rektor UIN Suska Riau Prof Dr H Akhmad Mujahidin saat diwawancarai Kompas.com di Pekanbaru, Kamis (17/10/2019). KOMPAS.COM/IDONRektor UIN Suska Riau Prof Dr H Akhmad Mujahidin saat diwawancarai Kompas.com di Pekanbaru, Kamis (17/10/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Rektor Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska Riau), Akhmad Mujahidin menyayangkan Ustaz Abdul Somad mundur dari pegawai negeri sipil (PNS).

Hal itu disampaikan Akhmad saat berbincang dengan Kompas.com di Pekanbaru, Kamis (17/10/2019).

"Saya baca di media sosial, banyak orang yang sangat menyayangkan (Ustaz Abdul Somad mundur). Kita juga sama menyayangkan dan menyesali. Jadi perasaan orang Riau itu sama, bagaimana kita mencintai beliau dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya," ucap Akhmad.

Tetapi, jika Ustaz Abdul Somad memilih tetap mundur dan tidak ada pertimbangan lain, kata Akhmad, proses administrasi akan tetap berjalan.

Baca juga: Ini Alasan Ustaz Abdul Somad Mengundurkan Diri dari PNS UIN Suska Riau

Ustaz yang diberi gelar Datuk Seri Ulama Setia Negara itu, mundur dari PNS UIN Suska Riau karena kesibukan.

Selain kesibukan berdakwah di dalam dan luar negeri, Ustaz Abdul Somad saat ini juga sedang kuliah S3 di Sudan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surat pengunduran diri disampaikan Ustaz Abdul Somad ke pihak rektorat dengan tulisan tangan di atas materai.

Namun, Akhmad berkata, pihaknya masih menunggu klarifikasi dari ustaz kebanggaan masyarakat Riau ini.

Secara administrasi, surat panggilan sudah dikirim ke Ustaz Abdul Somad, Rabu (16/10/2019) kemarin.

"Surat panggilan kita tujukan ke alamat rumahnya. Ini surat panggilan pertama tujuh hari kerja. Kita harap, Rabu (23/10/2019) depan, beliau dapat penuhi panggilan kita. Kalau belum, kita akan buat surat panggilan kedua. Sampai tiga kali surat panggilan. Kalau tidak ada juga (penuhi panggilan), maka sesuai mekanismenya kita putuskan," terang Akhmad.

Sejauh ini, ujar Akhmad, Ustaz Abdul Somad belum memberikan klarifikasi.

Secara pribadi, dia beberapa kali menghubungi melalui sambungan telepon, namun belum ada jawaban.

"Kalau beliau bisa ngomong hari ini pasti saya sampaikan. Tapi, di WA (WhatsApp) enggak balas, telpon gak diangkat," kata Akhmad.

Akhmad mengatakan, posisi Ustaz Abdul Somad secara akademik, saat ini sedang kuliah S3 di Sudan, terhitung mulai tanggal 28 Agustus 2018.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X