Cerita di Balik Kebakaran di Kampung Asal Kapolri, 7 Bedeng Milik Orangtua Tito Ikut Terbakar

Kompas.com - 17/10/2019, 15:45 WIB
Pasca kebakaran, warga bersihkan puing-puing sisa rumahnya yang sudah hangus terbakar, Rabu (16/10/2019) 
tribunsumsel.com/shintaPasca kebakaran, warga bersihkan puing-puing sisa rumahnya yang sudah hangus terbakar, Rabu (16/10/2019)
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Kebakaran hebat terjadi di kawasan Tanggo Buntung, Palembang pada Selasa (15/10/2019).

Lokasi kebakaran berada di kawasan padat pemukiman penduduk dan dekat dengan rumah ibu Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian.

"Iya dekat rumah ibunya pak Kapolri Tito, tapi apainya arah ke laut dan rumah ibu Kapolri Tito di darat," ujar salah seorang warga kepada Sripoko.com, Selasa (15/10/2019).

Api diketahui pertama kali sekitar pukul 13.15 WIB. Api terus membesar dan menghanguskan puluhan rumah di kawasan tersebut.

Baca juga: Puluhan Rumah di Kampung asal Kapolri Tito Karnavian Terbakar: Tak Ada yang Tersisa

Mobil pemadan kebakaran kesulitan mencapai lokasi kebakaran, karena lokasi yang padat penduduk dan akses jalan yang sempit.

Belum lagi ratusan warga memadati lokasi kebakaran.

Api yang membakar bangunan rumah yang kebanyakan semi permanen.

Kondisi angin di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus, Kota Palembang berhembus kencang hingga memicu api terus membesar.

Dari pantauan Sripoku.com, saat kebakaran banyak warga mengevakuasi barang miliknya.

Baca juga: Rumah Terbakar, Ayah Tiri Kapolri Tito Karnavian Selamat

82 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal

80 Kepala Keluarga di Kecamatan Gandus Palembang Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran Selasa TRIBUN SUMSEL/Shintadewi 80 Kepala Keluarga di Kecamatan Gandus Palembang Kehilangan Rumah Akibat Kebakaran Selasa
Camat Gandus, Ricky Fernandi mengatakan, berdasarkan data awal yang diterimanya, ada 82 kepala keluarga di Kecamatan Gandus yang menjadi korban kebakaran.

Mereka tinggal di kawasan Jalan pangeran Sido Ing kenayan, terdiri dari 52 KK dari RT 06 dan 28 KK dari RT 08 kelurahan karang Anyar kecamatan Gandus.

"Tapi itu baru data sementara yang saat ini saya terima. Terkait soal berapa rumah yang terbakar dan jumlah jiwa yang tinggal disana, belum diketahui. Sebab Proses pendinginan api masih dilakukan dan kami masih fokus pada hal tersebut,"ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X