Terduga Teroris di Malang Ditangkap Sehari Setelah Tempati Rumah

Kompas.com - 17/10/2019, 14:26 WIB
Rumah terduga teroris di Jalan Papa Biru Kota Malang, Kamis (17/10/2019) KOMPAS.COM/ANDI HARTIKRumah terduga teroris di Jalan Papa Biru Kota Malang, Kamis (17/10/2019)

MALANG, KOMPAS.com - R (27), terduga teroris yang ditangkap di Kota Malang, baru saja pindah.

Ia ditangkap sehari setelah menempati rumah di Jalan Papa Biru, Kelurahan Tulus Rejo, Kota Malang.

"Sata tidak tahu, katanya dia datang malam hari sebelum ditangkap," kata Suroto, salah satu satpam di kompleks perumahan itu, Kamis (17/10/2019).

Baca juga: 9 Penangkapan Terduga Teroris Pascapenusukan Wiranto, Polisi Amankan 26 Orang dan 4 Kg Bahan Bom

Soroto mengatakan, rumah itu lama tidak ditempati. Rumah itu juga baru selesai direnovasi.

Sebelum direnovasi, istri terduga teroris berinisial A (32) pernah tinggal di rumah itu. Namun, A tidak lama menempati rumah tersebut.

"A dulu tinggal di sini," katanya.

Rumah berlantai dua itu merupakan rumah milik orang tua A. Terkadang, adik A tinggal di rumah tersebut.

Pagi sebelum ditangkap oleh Densus 88 Mabes Polri pada Selasa (15/10/2019), R sempat menyapa Suroto yang sedang berjaga. Saat itu, R bersama istrinya A mengendarai motor hendak keluar.

"Pagi, pamitan saya mau keluar cari makan. Naik sepeda motor," katanya.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Suami Istri Terduga Teroris di Sragen

Suroto juga sempat berbincang dengan R. Kepada Suroto, R mengaku sebagai menantu dari pemilik rumah tersebut.

"Saya menantunya, (R) bilang begitu," katanya.

Suroto mengaku tidak mengetahui tempat tinggal pasangan suami istri itu sebelum pindah ke rumah tersebut.

Diketahui, Densus 88 Mabes Polri menangkap terduga teroris berinisial R (27) bersama istrinya berinisial A (32) di Jalan Ciliwung, Kota Malang. Densus 88 lantas menggeledah rumah tempat pasangan suami istri itu di Jalan Papa Biru II Nomor 24 RT 7 RW 15 Kelurahan Tulus Rejo, Kota Malang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Selundupkan 6 Warga China Via Laut, Dua Warga Indonesia Diperiksa Polisi

Regional
Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Pemeriksaan Maraton oleh KPK Terkait Kasus Mantan Bupati Mojokerto

Regional
Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X