Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Kompas.com - 17/10/2019, 09:09 WIB
Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto merilis dua pelaku pembunuhan pria yang berprofesi sebagai debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto merilis dua pelaku pembunuhan pria yang berprofesi sebagai debt collector yang mayatnya dibuang ke tebing jurang di wilayah Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, KOMPAS.com – ANA alias Ahek (51), otak sekaligus pelaku utama pembunuhan Jenal Aritonang (42) warga Batujajar, Kabupaten Bandung Barat terancam hukuman mati.

Dibantu CK alias Maung (42), polisi menyebutkan pembunuhan korban yang sehari-hari bekerja sebagai penagih utang atau debt collector itu dilakukan secara terencana.

Hal itu disampaikan Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyanto saat konferensi pers di halaman Polres Cianjur, Senin (14/10/2019).

“Pelaku dikenai pasal pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara,” kata Juang. 

Baca juga: Kronologi Pembunuhan Debt Collector yang Tubuhnya Terpisah dari Kepala

Sebelum membunuh korban dengan cara dipukul dibagian belakang kepala dengan balok kayu.

Awalnya, korban hendak disantet

Tersangka Ahek bahkan sempat meminta bantuan rekannya, CK agar mencarikan dukun untuk menyantet korban.

“Tersangka CK alias Maung ini bahkan dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp10 juta jika sukses melaksanakan tugasnya mencarikan dukun santet,” ucapnya.

Namun rencana tersebut urung dilakukan karena tersangka Ahek dibantu Maung membunuhnya dengan cara lain.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Debt Collector: Kepala Korban Ditemukan Terpisah dari Tubuhnya

“Saat itu korban mendatangi rumah tersangka Ahek untuk kembali menagih utang. Di sana sudah ada CK alias Maung," kata Juang.

"Korban dipukul tersangka Ahek d ibagian belakang kepala dengan balok kayu, lalu CK memukul dan menendang korban.”

Setelah korban tak bernyawa, oleh kedua tersangka kemudian dimasukan ke dalam mobil dengan maksud untuk dibuang di suatu tempat. 

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X