Tatkala Hanum Rais Pulang dari Rapat DPRD DIY Gunakan Ojek Online...

Kompas.com - 17/10/2019, 07:25 WIB
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Hanum Rais saat menemui wartawan di Gedung DPRD DIY KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPolitisi Partai Amanat Nasional (PAN) Hanum Rais saat menemui wartawan di Gedung DPRD DIY

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Usai hadiri rapat di DPRD DIY, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Hanum Rais pulang ke rumah dengan mengunakan ojek online.

Hanum pulang dengan menggunakan ojek online agar lebih cepat sampai ke rumah karena anaknya sedang sakit.

Putri pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Hanum Rais menyampaikan alasannya tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD DIY yang digelar pada Senin (14/10/2019).

Hanum Rais tidak hadir karena anaknya sedang sakit.

"Mengenai Saya tidak masuk rapat paripurna kemarin memang anak saya sakit ya. Kenyataanya juga sekarang saya datang karena ada rapat Bamper Perda," ujar Hanum Rais saat ditemui di Gedung DPRD DIY, Rabu (16/10/2019). 

Baca juga: Soal Pelaporan ke Polisi, Hanum Rais: Saya Hargai Hak yang Melaporkan

Usai menghadiri rapat Pembentukan Peraturan Daerah (Bamper Perda) di DPRD DIY, Hanum Rais tampak berjalan keluar.

Soal twit penusukan Wiranto

Sambil berjalan Hanum meladeni pertanyaan para awak media yang sudah menunggu lama untuk konfirmasi terkait twit soal penusukan Wiranto di akun twitternya.

Hanum berjalan menghampiri ojek online yang sudah menunggunya.

Ia pun lantas mengenakan helm dan naik ke atas motor.

Saat ditanya kenapa menggunakan jasa ojek online, Hanum menjawab santai.

"Ini lho (ojek online) kasihan sudah menunggu lama, ayo mas, sampun njih. Ya ga papa to (naik ojek online)," tutur Hanum sambil tertawa, meninggalkan gedung DPRD DIY dengan ojek online.

Baca juga: Fakta Lengkap Hanum Rais Dilaporkan ke Polisi, Sebut Play Victim di Twit hingga Tanggapan Dosen UGM

Lebih lanjut Hanum menuturkan jika dirinya memilih menggunakan ojek online karena agar lebih cepat sampai ke rumah.

Sebab anaknya sedang sakit dan menunggu dirumah.

"Naik ojek onlie karena ditunggu anak di rumah, anak saya sedang sakit. Kalau naik mobil terlalu lama (sampai ke rumah)," pungkasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wanita Penghuni Kontrakan yang Tewas di Bandung Ternyata Hamil 7 Bulan

Wanita Penghuni Kontrakan yang Tewas di Bandung Ternyata Hamil 7 Bulan

Regional
Jenazah Balita Ditemukan Mengambang di Sungai, Diduga Bagus yang Hilang Selama Sepekan

Jenazah Balita Ditemukan Mengambang di Sungai, Diduga Bagus yang Hilang Selama Sepekan

Regional
Seorang Wanita Tewas di Bandung, Tetangga Dengar Suara Mencurigakan

Seorang Wanita Tewas di Bandung, Tetangga Dengar Suara Mencurigakan

Regional
Pendaftar Pengawas TPS Pilkada di Jateng Capai 79.239 Orang

Pendaftar Pengawas TPS Pilkada di Jateng Capai 79.239 Orang

Regional
Kelompok 'Banteng Lawas' Minta Pengganti Risma Tetap Jaga Toleransi dan Keberagaman di Surabaya

Kelompok "Banteng Lawas" Minta Pengganti Risma Tetap Jaga Toleransi dan Keberagaman di Surabaya

Regional
Bendahara Desa yang Korupsi BLT Covid-19 Terancam Hukuman Berat

Bendahara Desa yang Korupsi BLT Covid-19 Terancam Hukuman Berat

Regional
Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Mayat Perempuan Setengah Bugil Ditemukan di Tepi Kolam di Berau, Mulut Dibekap dan Tangan Terikat

Regional
Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Bawaslu Jateng Catat 16 Pelanggaran Saat Kampanye Pilkada 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

UPDATE Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 April 2020

Regional
Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Pecalang Ikut Jaga Demo Tolak UU Cipta Kerja di Bali, Demonstran Bernyanyi dan Baca Puisi

Regional
30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

30 Elemen Mahasiswa Jember Kembali Gelar Aksi Tolak UU Cipta Kerja

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 22 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X