Kantongi Vonis 20 Tahun dari 3 Kasus, Perkara Hukum Dimas Kanjeng Belum Kelar

Kompas.com - 16/10/2019, 21:02 WIB
Dimas Kanjeng jalani sidang penipuan dan penggelapan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (16/10/2019) KOMPAS.COM/A. FAIZALDimas Kanjeng jalani sidang penipuan dan penggelapan di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (16/10/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Mengantongi total vonis 20 tahun penjara dari 3 perkara hukum yang membelitnya, ternyata urusan hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi ternyata belum kelar.

Pada Rabu (16/10/2019), dia menjalani sidang perkara keempat di Pengadilan Negeri Surabaya atas perkara penipuan dan penggelapan lebih dari Rp 13 miliar terhadap seseorang bernama Najmiyah.

Dalam sidang tersebut, dibacakan dakwaan oleh jaksa penuntut umum Muhammad Nizar dan Nugroho Susanto. Dimas Kanjeng dalam dakwaan jaksa disebut terbukti melakukan penipuan dan penggelapan sebagaimana yang diatur dalam pasal 372 dan pasal 378 KUHP.

"Terdakwa melanggar pasal 372 dan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun," kata Muhammad Nizar.

Baca juga: Dimas Kanjeng Hadiri Pernikahan Putrinya di Probolinggo, Dikawal 280 Polisi

Dimas Kanjeng sendiri mengaku tidak keberatan atas dakwaan jaksa. Karena itu, sidang pun dilanjutkan dengan keterangan saksi.

Dua saksi yang dihadirkan adalah Sultan Agung Abdul Salam dan Sultan Agung Suryono. Keduanya adalah santri Dimas Kanjeng Taat Pribadi.

Vonis 3 perkara

Sebelumnya, Dimas Kanjeng divonis dalam 3 perkara sehingga dia harus menghabiskan sisa usianya di balik jeruji besi hingga 2037 mendatang.

Hukuman 20 tahun yang diterima itu dari 3 perkara yang sudah divonis di Pengadilan Negeri Surabaya dan Pengadilan Negeri Probolinggo.

Vonis terberat pemilik padepokan di Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo itu diperolehnya dalam kasus perencanaan pembunuhan kepada 2 anak buahnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Pemkot Cilegon Pertama Kali Uji Coba Belajar di Sekolah, Ini Hasilnya

Regional
Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Viral, Surat Terbuka Istri ABK Kapal China kepada Jokowi: Dia Tak Sanggup Lagi Bekerja

Regional
Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Perempuan ODGJ Diperkosa Bergantian di Hadapan Anaknya hingga Hamil dan Melahirkan

Regional
Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X