Densus 88 Tangkap Suami Istri Terduga Teroris di Sragen

Kompas.com - 16/10/2019, 17:58 WIB
Rumah milik terduga teroris pasangan suami istri, AA dan NV di Desa Jati, Kecamatan Masar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIRumah milik terduga teroris pasangan suami istri, AA dan NV di Desa Jati, Kecamatan Masar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019).

SRAGEN, KOMPAS.com - Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap suami istri terduga teroris di Desa Jati, Kecamatan Masar, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019) sekitar pukul 13.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, pasutri yang ditangkap berinisial AA dan NV. Keduanya merupakan warga RT 008, Desa Jati, Masaran.

Keduanya ditangkap di tempat berbeda. AA ditangkap di bengkel Pasar Masaran saat membeli suku cadang sepeda motor. Sedangkan istrinya, NV ditangkap di rumah.

Baca juga: Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Tetangga dekat AA, Lita (37) mengaku tak menyangka AA dan istrinya terlibat dalam jaringan terorisme.

Menurutnya, AA dan istrinya dikenal sebagai warga pada umumnya. Setiap bertemu dengan warga lain saling menyapa.

"Orangnya biasa-biasa saja. Jadi, saya kaget. Baru pulang jemput anak sekolah di sini ada ramai-ramai (penangkapan)," kata Lita yang rumahnya berhadapan dengan rumah terduga teroris AA di Masaran, Sragen, Jawa Tengah, Rabu.

Dia mengatakan, berdasarkan informasi, AA ditangkap saat membeli suku cadang sepeda motor di bengkel. Sedangkan istrinya diciduk di rumah.

"Suaminya dulu yang ditangkap di bengkel. Kemudian istrinya ditangkap di rumah," terangnya.

Secara terpisah, pemilik bengkel Pasar Masaran, Yuni mengaku menyaksikan penangkapan terduga teroris AA di bengkelnya. Penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 13.00 WIB.

Menurut dia, ada sekitar 20 orang polisi berpakaian preman masuk ke bengkelnya untuk menangkap AA.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Jenazah Positif Covid-19 di Samarinda Dibawa Keluar Provinsi, Ini Penjelasan Wali Kota

Regional
Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem 'Drive Thru'

Pengenalan Sekolah, SD di Palembang Ini Gunakan Sistem "Drive Thru"

Regional
3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

3 Karyawan Metro TV di Surabaya Positif Covid-19

Regional
Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Simental dan Limosin, 2 Jenis Sapi yang Akan Dipilih Jokowi untuk Kurban

Regional
Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Demi Konten dan Terkenal, YouTuber Seret Biawak Hidup-hidup di Aspal dengan Motor

Regional
Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Harimau Sumatera yang Masuk Pemukiman Warga Berhasil Ditangkap

Regional
Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Miliki Riwayat Perjalanan ke Zona Hitam, Nenek Positif Covid-19 di Wonogiri Meninggal

Regional
Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Disdik Kabupaten Bogor Akui Belajar secara Daring Kurang Efektif

Regional
Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Ridwan Kamil: Kalau Tak Bisa Bayar Denda, Pilihannya Kurungan atau Kerja Sosial

Regional
Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Kadernya Jadi Tersangka Kasus Pengambilan Jenazah, PKS Belum Tentukan Sikap

Regional
850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

850 Penghuni Pondok Gontor 2 Jalani Rapid Tes Covid-19, 60 Orang Dinyatakan Reaktif

Regional
Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Ratusan Ojol di Kupang Mogok, Usai Protes Kenaikan Skema Pembayaran

Regional
IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

IDI Laporkan 5 Akun Facebook karena Dinilai Lecehkan Profesi Dokter

Regional
Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Nekat Izinkan Sekolah Tatap Muka untuk SD, Ini Alasan Bupati Pesisir Selatan

Regional
Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Diserang Lebah, 6 Pegawai PDAM Bantaeng Jatuh ke Jurang Sedalam 70 Meter

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X