Gara-gara Komentar Netizen soal Asap, Gubernur Sumsel Stop Unggah Foto di Medsos

Kompas.com - 16/10/2019, 17:51 WIB
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. KOMPAS.com/AJI YK PUTRA Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Kondisi asap yang menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan, akibat kebakaran hutan dan lahan membuat netizen beraksi keras.

Bahkan, akun instagram Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru pun dipenuhi komentar soal asap yang saat ini terjadi.

Herman pun mengaku menghentikan sementara aktivitas mengunggah foto di Instagram.

Baca juga: Kualitas Udara Masih Buruk, 500 Sekolah di Palembang Perpanjang Waktu Libur

 

Hal itu karena ia kerap mendapat sorotan netizen terkait kabut asap, terutama setelah beberapa sekolah di Palembang diliburkan akibat bencana ini.

"Ada yang komentar, Pak kenapa cuma SMP saja libur. Kenapa kami SMA tidak libur, ini kan jadi beda lagi konteksnya. Asap ini menjadi trending topik. Jadi saya stop dululah upload foto di medsos," kata Herman saat menghadiri pembukaan Forum Group Discussion (FGD) terkait pencegahan dan pengadilan kebakatan hutan dan lahan (Karhutla) di Palembang, Rabu (16/10/2019).

Herman mengatakan, saat ini ia sedang fokus untuk menangani karhutla di Sumatera Selatan.

Baca juga: 776 Titik Api Muncul di Sumsel, Kualitas Udara Palembang Berbahaya

 

Seluruh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pun ikut bekerja keras agar api karhutla dapat segera padam.

"Masih ada kebiasaan masyarakat yang membakar untuk membuka lahan, RTRW (rencana tata ruang dan wilayah, red) juga tidak dipatuhi, masih abu-abu. Saya minta ini dibedah sehingga mendapatkan RTRW yang baik," ujarnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Bupati Aceh Barat Positif Terjangkit Virus Corona

Regional
'Untuk Kebutuhan Penerangan Listrik, Kami Merasa Diabaikan dan Dianaktirikan'

"Untuk Kebutuhan Penerangan Listrik, Kami Merasa Diabaikan dan Dianaktirikan"

Regional
Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Wanita Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong 2 Bulan, Dinsos Buleleng: Kita Dampingi

Regional
Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Kena PHK di Malaysia, Ratusan TKI Asal Aceh Alami Kesulitan Ekonomi

Regional
Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Bupati Timor Tengah Utara Marah-marah Lihat Perlakuan Polisi terhadap Warga

Regional
Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Pasar Wage Purwokerto Terbakar, Api Diduga Berasal dari Lantai 1

Regional
Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Dikejar TNI AL, Penyelundup Buang 10 Kilogram Sabu ke Laut

Regional
Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Gajah Betina yang Terluka Parah akibat Jerat Akhirnya Melahirkan

Regional
Pembunuh Sadis yang Diduga Gangguan Jiwa Masih Berkeliaran dan Membuat Warga Panik

Pembunuh Sadis yang Diduga Gangguan Jiwa Masih Berkeliaran dan Membuat Warga Panik

Regional
Pengamat: Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Memungkinkan Pilkada Ditunda

Pengamat: Perppu Nomor 2 Tahun 2020 Memungkinkan Pilkada Ditunda

Regional
Berkebun, Cara Warga Desa di Ciamis Berjuang di Tengah Pandemi

Berkebun, Cara Warga Desa di Ciamis Berjuang di Tengah Pandemi

Regional
Wanita yang Hilang 8 Bulan dan Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong Depresi Orangtua Meninggal

Wanita yang Hilang 8 Bulan dan Ditemukan Tinggal di Gorong-gorong Depresi Orangtua Meninggal

Regional
Arisan RT Digelar, 16 Orang Positif Covid-19

Arisan RT Digelar, 16 Orang Positif Covid-19

Regional
Longsor Memutus Akses Jalan Menuju 7 Desa di Sarolangun, Jambi

Longsor Memutus Akses Jalan Menuju 7 Desa di Sarolangun, Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X