Besok, 6 Polisi Jalani Sidang Disiplin Terkait Penembakan Mahasiswa di Kendari

Kompas.com - 16/10/2019, 17:37 WIB
Demo mahasiswa Kendari di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019). KOMPAS.com/KIKI ANDI PATIDemo mahasiswa Kendari di depan Gedung DPRD Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2019).

KENDARI, KOMPAS.com - Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), besok, Kamis (17/10/2019), akan menggelar sidang disiplin terhadap 6 anggota polisi yang telah melanggar standard operational procedure (SOP) dalam pengamanan aksi unjuk rasa mahasiswa di gedung DPRD Sultra pada Kamis (17/10/2019) lalu.

Dalam pengamanan aksi mahasiswa saat itu, 6 anggota polisi yang terdiri dari satu perwira dan 5 bintara terbukti melanggar SOP karena membawa senjata api.

Kapolda Sultra Brigjen Pol Merdisyam mengungkapkan, progres penanganan perkara ini  dilihat dari dua sisi, yakni internal dan eksternal.

Penanganan secara internal adalah dengan membawa 6 orang anggotanya ke sidang disiplin besok.

Baca juga: Mahasiswa dan Polisi Gelar Shalat Gaib untuk 2 Mahasiswa yang Tewas di Kendari

Kata Merdisyam, sidang disiplin ini bagi organisasi merupakan aturan terkait pelanggaran SOP

"Sudah diberikan oleh pimpinan, apa pun juga konsekuensinya melanggar disiplin," terang Merdisyam usai melantik kapolres Kendari dan kapolres Wakatobi di aula Dhacara Mapolda Sultra, Rabu (16/10/2019).

Uji balistik di luar negeri

Terkait investigasi oleh Mabes Polri, saat ini bukti-bukti proyektil yang ditemukan di lokasi kejadian sedang diuji balistik di luar negeri, yakni Belanda atau Australia. Sementara bukti-bukti selongsong peluru sedang diuji forensik balistik.

Ia mengatakan, uji balistik proyektil di luar negeri dilakukan untuk menjaga independensi dan objektivitas.

"Karena yang diperiksa ini adalah anggota Polri, sementara Puslabfor tersebut milik Polri. Untuk menjaga objektivitas dan independensi, maka dilakukan pemeriksaan di Puslabfor yang ada di salah satu negara, kemungkinan kalau bukan Belanda, ya Australia," katanya.

Merdisyam mengatakan, hasil uji balistik akan disampaikan langsung oleh Puslabfor Mabes Polri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X