Kebakaran Gunung Arjuno-Welirang Diduga karena Ulah Pemburu Liar

Kompas.com - 16/10/2019, 16:35 WIB
Salah satu tim gabungan saat berusaha memadamkan kebakaran hutan di Gunung Arjuno, Jawa Timur, Senin (30/9/2019) Dok BPBD Kota BatuSalah satu tim gabungan saat berusaha memadamkan kebakaran hutan di Gunung Arjuno, Jawa Timur, Senin (30/9/2019)

MALANG, KOMPAS.com - Kebakaran hutan di sejumlah titik di Gunung Arjuno-Welirang, Jawa Timur yang terjadi sejak seminggu yang lalu diduga disebabkan oleh aktivitas perburuan liar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Bhakti Jati Permana.

"Info dari Tahura, karena aktivitas perburuan liar. Tapi, lebih baik bisa konfirmasi ke Tahura," kata Bhakti, kepada Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Diketahui, hutan di kawasan Gunung Arjuno-Welirang berada di dalam pengelolaan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo.

Baca juga: Cuaca Buruk, Water Bombing Kebakaran Hutan Gunung Arjuno-Welirang Batal

Kawasan itu meliputi Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto. Kawasan hutan itu menyimpan populasi rusa yang kerap jadi incaran perburuan liar.

Water bombing ditunda

Sementara itu, cuaca di kawasan Gunung Arjuno-Welirang sedang mendung. Rencana water bombing untuk membasahi area terbakar akhirnya ditunda.

"Saat ini, di lokasi Gunung Arjuno cuaca mendung atau berkabut. Sehingga pelaksanaan water bombing masih ditunda, menunggu cuaca baik," kata dia.

Sebelumnya, pada Selasa (15/10/2019) kemarin, water bombing juga gagal dilakukan akibat cuaca. Saat itu, sebagian kawasan di Gunung Arjuno diguyur hujan.

"Alhamdulillah kemarin sekitaran Gunung Arjuno wilayah Lawang-Purwodadi (bagian) atas hujan," kata Bhakti.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X