Walhi Sebut Ribuan Warga di 5 Desa Terdampak Debu PLTU Cilacap

Kompas.com - 16/10/2019, 15:47 WIB
Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Terdampak PLTU menggelar konferensi pers di Balai Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINSejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Terdampak PLTU menggelar konferensi pers di Balai Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (16/10/2019).

CILACAP, KOMPAS.com - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menyebut ribuan warga di lima desa terdampak debu sisa pembakaran batubara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Karangkandri, Cilacap, Jawa Tengah.

Manajer Advokasi dan Kampanye Walhi Jateng Fahmi Bastian mengatakan, berdasarkan kajian yang dilakukan, debu tersebut tidak hanya berdampak kepada warga tiga desa terdekat dengan PLTU, namun juga dua desa lain di sekitarnya.

"Dari Walhi pernah membuat kajian, cold yard, ash yard dan cerobong, sebaran debu di lima desa, tidak hanya tiga desa," kata Fahmi saat konferensi pers Koalisi Masyarakat Terdampak PLTU di Balai Dusun Winong, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Limbah Batubara PLTU Cilacap Ganggu Kesehatan, Warga Mengeluh

Tiga desa terdekat dengan PLTU, kata Fahmi, yaitu Karangkandri, Slarang dan Menganti dan dua desa lain yang turut tersampak ialah Kuripan Kidul dan Kalisabuk.

Jika mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat sekitar 5.000 warga.

Menurut Fahmi, debu dari PLTU disinyalir menyebabkan banyak warga yang terkena ISPA.

Dia memaparkan, berdasarkan data Puskesmas Kesugihan pada tahun 2017 lalu terdapat sekitar 8.800 orang menderita ISPA.

Lebih lanjut Fahmi mengatakan, Walhi menemukan beberapa kejanggalan dalam proyek yang masuk dalam proyek strategis nasional itu.

Antara lain, mengenai keberadaan tempat penampungan limbah B3 atau ash yard.

"Antara titik ash yard dengan permukiman warga terlalu dekat, dalam aturan minimal 300 meter, tapi di sini hanya 50 meter. Terkait izin yang dikeluarkan pemda juga ganjil, dari dua izin, yang satu ada layout-nya, yang satu tidak," ujar Fahmi.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Ambon, Rumah Anggota Polisi Roboh

Regional
Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Pemadaman Bergilir Selama Sepekan Resahkan Warga NTB, Ini Alasan PLN

Regional
Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Empat Gempa Beruntun Guncang Ambon Sabtu Pagi, Warga Panik Berhamburan

Regional
Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Cerita Ketua RW di Kembangan Lari Kejar Pelaku Penyiraman Air Keras ke 6 Siswi SMP

Regional
Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Fakta 3 Saudara Sekandung di Belawan Terduga Teroris Bom Medan: Nyuruh Ngaji Bagus-bagus, Kok Kayak Gini...

Regional
Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Duduk Perkara Keraton Pecat Abdi Dalem Berusia 68 Tahun karena Diduga Lecehkan Mahasiswi

Regional
Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Aksi Pencurian Motor NMax di Jalan Rajawali Pondok Aren Terekam CCTV

Regional
Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas,  Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Kontroversi Kolam Renang Rp 1,5 M di Rumah Dinas, Terapi Renang Kaki Ridwan Kamil yang Cidera dan Ruang Publik

Regional
Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Sengatan Tawon Vespa Affinis Kembali Renggut Korban Jiwa di Klaten

Regional
Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Hormati Djaduk Ferianto, Mahfud MD Akan Hadiri Ngayogjazz 2019

Regional
[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

[POPULAR NUSANTARA] Umat Hindu di Bantul Butuh Rumah Ibadah | Ridwal Kamil Bicara soal Kolam Renang Rp 1,5 M

Regional
Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Jusuf Kalla Ucapkan Selamat atas Lahirnya Cucu Ketiga Jokowi, La Lembah Manah

Regional
Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Bagaimana Penenggelaman Kapal 5 Tahun ke Depan?

Regional
Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Selvi Lahirkan Bayi Perempuan, Gibran Beri Nama La Lembah Manah

Regional
Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Selidiki Kasus Bom Medan, Polisi 5 Jam Geledah 3 Rumah di Belawan, Ini Hasilnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X