Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Kompas.com - 16/10/2019, 12:26 WIB
Dua terdakwa kasus pembunuhan sopir mobil rental menggunakan rompi tahanan saat mendengarkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri Garut, Senin (14/10/2019) KOMPAS.COM/ARI MAULANA KARANGDua terdakwa kasus pembunuhan sopir mobil rental menggunakan rompi tahanan saat mendengarkan vonis dari majelis hakim Pengadilan Negeri Garut, Senin (14/10/2019)

GARUT, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Garut akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Garut yang menjatuhkan hukuman mati kepada dua terdakwa kasus pembunuhan sopir mobil rental.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut Azwar menyampaikan, jaksa penuntut umum (JPU) akan melakukan banding, karena vonis hakim lebih tinggi daripada tuntutan jaksa.

Sebelumnya, tuntutan yang disampaikan hanya hukuman seumur hidup.

Namun, hakim menjatuhkan hukuman lebih berat hingga hukuman mati.

"Kami sepakat tindakannya keji dan sadis, tapi jika akan memberikan hukuman mati harus matang, tidak segampang itu soal pidana mati ini," kata Azwar, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: Sopir Buang Air Kecil di Pinggir Tol, Truk Ditabrak dari Belakang

Menurut Azwar, pengajuan banding sangat wajar dilakukan, sebagai upaya pembelaan agar keduanya tidak sampai dihukum mati.

Azwar mengatakan, hukuman mati harus melalui proses yang panjang dan kajian hukum yang kuat.

Hal itu harus dilakukan untuk meyakinkan jaksa bahwa kedua pelaku memang pantas dihukum mati.

"Kalau nanti hasil banding tetap hukuman mati, JPU tidak akan ragu-ragu lagi, soalnya sudah lewat tahapan banding, kasasi hingga grasi. Kan eksekusinya tidak bisa langsung dilakukan," kata Hazwar.

Azwar menyampaikan, berdasarkan pengalaman, ada proses panjang yang harus dilalui terpidana hukuman mati dari mulai banding, kasasi hingga meminta grasi pada presiden.

"Bisa sampai 5 tahun (dieksekusi), bahkan ada yang sampai 7 tahun, kan mereka bisa minta PK (peninjauan kembali)," kata Azwar.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

6.919 Ternak Babi Mati Diserang Virus ASF, Pemkab Belu Harap Bantuan Segera Turun

Regional
KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

KPU Sulut Siap Layani Pasien Positif Corona Gunakan Hak Pilih, Begini Mekanismenya

Regional
Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Cerita Kakek 72 Tahun Kumpulkan 2.900 Telur Penyu dalam Sebulan, Dijaga sampai Menetas

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

PSBB Kabupaten Bogor Berakhir, Jumlah Pasien yang Sembuh Meningkat

Regional
Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Kasus Pengunduran Diri 64 Kepala Sekolah SMP Diadukan ke KPK

Regional
Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Gubernur Kalbar Copot 2 Kepala SMK, PGRI: Tidak Boleh Sewenang-wenang

Regional
Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Demonstran Penolak RUU HIP Boleh Bertemu Anggota Dewan, asal Ikut Rapid Test

Regional
Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Dalam 3 Hari, Pasien Corona di Kalsel Bertambah 403 Orang, Kini Catat 4.621 Kasus

Regional
14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

14.483 Orang Mengungsi dan 24 Jiwa Meninggal Akibat Banjir Masamba

Regional
Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Pasien Covid-19 di Ogan Ilir Mencapai 107 Orang, Kantor Pemkab Ditutup

Regional
Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Karyawan Toko Positif Covid-19, Pusat Belanja BTC Solo Tutup 7 Hari

Regional
Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Cegah Penumpukan Warga, Pemkot Mataram Matikan WiFi Gratis di Ruang Publik

Regional
Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Anaknya Tidak Lolos PPDB, Puluhan Orangtua Gembok SMA 5 Padang

Regional
Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Wakil Bupati OKU Selatan Positif Corona, Ajudan hingga Keluarga Diisolasi

Regional
Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Seorang Tersangka Kasus Pungli PDAM Kudus Dinyatakan Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X