Baru Lulus ASN, Pria di Kupang Ditemukan Tewas Tergantung

Kompas.com - 16/10/2019, 11:49 WIB
Ilustrasi bunuh diri punchng.comIlustrasi bunuh diri

KUPANG, KOMPAS.com - Toni Nitron Ronal Nggili (30), ditemukan tewas tergantung di dalam rumah saudaranya di Desa Benu, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (16/10/2019) pagi.

"Jenazah Toni ditemukan tadi pagi sekitar pukul 05.50 Wita,"ujar Kapolsek Takari Ipda Arifin Abdurahman kepada Kompas.com, Rabu.

Menurut Arifin, Toni adalah warga Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, yang baru lulus tes aparatur sipil negara ( ASN).

Baca juga: Seorang Napi di Lapas Makassar Tewas Gantung Diri

Saat ini, Toni sedang menjalani pra jabatan di Kantor Wali Kota Kupang.

Menurut Arifin, awalnya pada Selasa kemarin, sekitar pukul 18.00 Wita, Toni datang ke rumah saudaranya Semi Nggili (35) menggunakan sepeda motor.

Toni tidak menjelaskan kepada saudaranya mengenai tujuan kedatangannya.

Kemudian, sekitar pukul 19.00 Wita, Toni menyuruh Semi untuk mencuci pakaiannya.

Selanjutnya, Toni memakai baju milik Semi.

"Setelah itu, keduanya lalu makan malam dan tidur di dalam kamar,"ujar Arifin.

Pada keesokan harinya, sekitar pukul 05.00 Wita, Toni menyuruh Semi untuk mengisi bensin sepeda motornya, karena Toni hendak pulang ke Kota Kupang.

Baca juga: Pria Asal Jakarta Diduga Bunuh Diri di Bali, Tinggalkan Wasiat Berbahasa Inggris

Kemudian, Semi pergi mengisi bensin di Kelurahan Takari, yang jaraknya sekitar 2 kilometer dari rumahnya.

Namun, sekitar pukul 05.40 Wita, Semi pulang dan melihat kondisi rumah dalam keadaan terkunci dari dalam.

Semi lalu mengetuk pintu dan dibuka oleh anaknya, Sandi Nggili (7), yang sebelumnya sedang tidur di dalam kamar.

Setelah Semi masuk ke dalam rumah, dia melihat Toni sudah dalam keadaan tergantung menggunakan kain sarung di atas kayu, yang jarak dengan tanah sekitar 2,5 meter.

Melihat kejadian itu, Semi akhirnya melapor ke tetangga dan Polsek Takari.

Setelah mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Takari menuju ke rumah Semi untuk memeriksa tempat kejadian perkara.

 Polisi juga menghubungi petugas Puskemas Takari

Polisi lalu bersama-sama dengan warga sekitar menurunkan jenazah Toni.

Berdasarkan pemeriksaan luar yang dilakukan oleh dokter dan perawat Puskesmas Takari, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan.

Namun ditemukan luka bekas sayatan di pergelangan tangan kanan dan kiri.

Diduga, Toni melakukan percobaan bunuh diri dengan cara menyayat pergelangan tangan kanan dan kiri.

"Saat ini, jenazah Toni masih berada di TKP, karena masih menunggu keluarga kandung korban yang dalam perjalanan dari Kupang menuju ke Takari, untuk dapat dilakukan langkah selanjutnya," kata Arifin.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID
Twitter: @IntoTheLightID
Email: intothelight.email@gmail.com
Web: intothelightid.wordpress.com

Save yourself

Facebook: Save Yourselves
Instagram: @saveyourselves.id
Line: @vol7047h
Web: saveyourselves.org



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Prajurit TNI Masuk Gorong-gorong di Sumedang, Angkut 5 Kuintal Sampah, Ini Faktanya

Regional
Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Kisah Perempuan Asal Sorong yang Tidak Bisa Bangun Gara-gara Vertigo

Regional
Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Kisah Ibu Tunanetra Dampingi Anak Sekolah Daring Saat Pandemi: Ada Perasaan Waswas...

Regional
Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Libur Panjang di Puncak, Kendaraan yang Abai Protokol Kesehatan Diminta Putar Balik

Regional
Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Dinilai Merugikan, Puluhan Warga di Luwu Hentikan Paksa Aktivitas Galian C

Regional
IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

IPB: Dana Riset Dasar Minim hingga Kurang Diminati, Indonesia Terancam Impor Riset Negara Lain

Regional
Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Detik-detik 2 Santri Terseret Air Bah karena Ingin Tolong Teman, 1 Tewas, 1 Hilang

Regional
Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Digugat IRT yang Tak Terima Dinyatakan Terpapar Covid-19, Gugus Tugas: Sudah Sesuai Prosedur

Regional
Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Tak Lagi Zona Merah Covid-19, Banjarmasin Berencana Buka Objek Wisata

Regional
3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

3 Hari Keluar Kota, Warga Wajib Tunjukkan Hasil Tes Swab Negatif Covid-19 Saat Kembali ke Surabaya

Regional
4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X