Komentar Gubernur Isran Noor Terkait OTT KPK di Kaltim

Kompas.com - 16/10/2019, 11:35 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/10/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor saat diwawancarai awak media di Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (15/10/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.comGubernur Kaltim Isran Noor mengapresiasi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi di Kaltim.

Isran mengatakan, penegakan hukum di Kaltim harus dijalankan dengan baik.

Selain itu upaya tersebut sebagai efek jera bagi pejabat negara yang ingin main-main dengan uang rakyat.

Karena itu dirinya menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

“Kalau ini KPK yang tangkap berarti betul. Kita serahkan saja ke KPK," ungkap Isran Noor saat ditemui di Samarinda, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Kepala BPJN XII Ditangkap KPK, Diduga Terkait Proyek Jalan Multiyears Rp 155 Miliar

Isran mengaku mendapat informasi penangkapan dari bawahannya pada Selasa (15/10/2019) malam.

Isran belum mengetahui persis proyek suap yang dilakukan para rekanan dengan sejumlah pejabat di BPJN Wilayah XII.

Hanya ia menduga kaitannya dengan proyek pembiayaan jalan nasional di Kaltim bersumber APBN.

Diketahui, pada Selasa (15/10/2019) tim KPK mengamankan delapan orang di tiga lokasi berbeda.

Tujuh orang ditangkap di Bontang dan Samarinda. Sementara Kepala BPJN Wilayah XII Refly ditangkap di Jakarta.

Usai penangkapan di dua lokasi di Kaltim, tujuh orang dibawa ke Polda Kaltim di Balikpapan untuk diterbangkan ke Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Delapan orang yang diamankan KPK terkait dugaan suap senilai Rp 1,5 miliar dari kontraktor atau rekanan swasta.

Dugaan suap itu terkait dengan paket pekerjaan jalan multi years di Kaltim senilai Rp 155 miliar.

"Modus korupsinya menggunakan ATM. Pihak rekanan memberikan ATM pada pejabat di BPJN Wilayah XII yang sudah diisi sejumlah uang secara periodik oleh pihak swasta. Total uang yang telah diberikan melalui ATM tersebut sekitar Rp1,5 miliar," ungkap Juru Bicara KPK Febri Diansyah melalui rilis resmi.

 Baca juga: Begini Kondisi Kantor BPJN Kaltim Pasca OTT KPK

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Berpakaian Minim dan Tanpa Identitas, 7 Wanita Pemandu Karaoke Diamankan

Regional
Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi kolom 1.000 Meter.

Terjadi Letusan Gunung Merapi dengan Tinggi kolom 1.000 Meter.

Regional
Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Menantu dan Cucu Ketiga Jokowi yang Baru Lahir Boleh Pulang Besok

Regional
Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Edhy Prabowo Sampaikan 2 Pesan Jokowi pada Nelayan di Bangka

Regional
Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Istri Dilempar Sperma di Pinggir Jalan, Suami Ini Cari Rumah Pelaku...

Regional
Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Polisi Gagalkan Pengiriman Buruh Migran Ilegal di Cianjur

Regional
Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Cahaya Api dan Guguran Lava Terlihat dari Gunung Karangetang, Warga Diminta Waspada

Regional
Di Balik Teror Tawon Ndas di Klaten, 9 Nyawa Melayang Sejak 2017 hingga 236 Sarang Dimusnahkan

Di Balik Teror Tawon Ndas di Klaten, 9 Nyawa Melayang Sejak 2017 hingga 236 Sarang Dimusnahkan

Regional
Slank hingga Soimah Ramaikan Konser Budaya di Taman Candra Wilwatikta

Slank hingga Soimah Ramaikan Konser Budaya di Taman Candra Wilwatikta

Regional
4 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sumut, Perakit Bom Tewas Ditembak hingga 18 Orang Tersangka

4 Fakta Penangkapan Terduga Teroris di Sumut, Perakit Bom Tewas Ditembak hingga 18 Orang Tersangka

Regional
Sekotak Teh untuk Pelari Borobudur Marathon 2019...

Sekotak Teh untuk Pelari Borobudur Marathon 2019...

Regional
Rekrut Calon TKW secara Ilegal, Pasutri di Cianjur Diciduk Polisi

Rekrut Calon TKW secara Ilegal, Pasutri di Cianjur Diciduk Polisi

Regional
Hingga Sabtu Malam 187 Gempa Susulan Terjadi, 10 Kali Dirasakan Warga Manado

Hingga Sabtu Malam 187 Gempa Susulan Terjadi, 10 Kali Dirasakan Warga Manado

Regional
Pembunuh 2 Agen Sapi Ditangkap, Diburu Polisi 10 Hari hingga Menyamar Jadi Tukang Kebun

Pembunuh 2 Agen Sapi Ditangkap, Diburu Polisi 10 Hari hingga Menyamar Jadi Tukang Kebun

Regional
Perahu Diterjang Ombak, Pencari Ikan di Rawa Pening Tenggelam

Perahu Diterjang Ombak, Pencari Ikan di Rawa Pening Tenggelam

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X