Penahanan 9 Polisi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin Diperpanjang

Kompas.com - 16/10/2019, 10:11 WIB
Zahabudin (60), orangtua Zaenal Abidin (29) saat ditemui di rumahnya di Dusun Tunjang Selatan, Minggu (8/9/2019) KOMPAS.COM/IDHAM KHALIDZahabudin (60), orangtua Zaenal Abidin (29) saat ditemui di rumahnya di Dusun Tunjang Selatan, Minggu (8/9/2019)

MATARAM, KOMPAS.com - Masa penahanan sembilan anggota polisi dari Polres Lombok Timur yang menjadi tersangka penganiayaan Zaenal Abidin (19) hingga meninggal dunia, diperpanjang.

Selain itu, berkas perkara kasus tersebut sudah masuk ke Kejaksaan.

"Berkas sudah di Kejaksaan, sembilan tersangka baru diperpanjang masa penahanannya," ungkap Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB AKBP Haryo Tejo, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Selasa (15/10/2019).

Baca juga: LPSK Lakukan Kajian Meninggalnya Zaenal di Tangan Oknum Polisi

Haryo menyampaikan, perpanjangan penahanan akan berlangsung selama 20 hari ke delapan sesuai dengan aturan.

Sebelumnya diberitakan pada Rabu (25/9/2019), Ditreskrimum Polda NTB memeriksa sembilan tersangka yang semuanya merupakan anggota polisi.

Seusai diperiksa, penyidik Polda NTB langsung melakukan penahan terhadap sembilan tersangka.

Berdasarkan pantauan Kompas.com waktu itu, saat diperiksa para tersangka masih mengenakan seragam lengkap polisi berwarna cokelat.

Proses pemeriksaan berlangsung tertutup. Wartawan hanya diperkenankan mengambil gambar dari luar ruangan, agar tidak mengganggu proses pemeriksaan.

Baca juga: 9 Polisi Jadi Tersangka Kasus Tewasnya Zaenal Abidin

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X