Rabu Pagi, Kualitas Udara Sumbar Masuk Level Tidak Sehat

Kompas.com - 16/10/2019, 09:40 WIB
Kondisi udara di Sumbar menyentuh level tidak sehat Rabu (16/10/2019) pagi. Terlihat kondisi udara di Kota Padang KOMPAS.COM/PERDANA PUTRAKondisi udara di Sumbar menyentuh level tidak sehat Rabu (16/10/2019) pagi. Terlihat kondisi udara di Kota Padang

PADANG, KOMPAS.com - Kualitas udara di Sumatera Barat (Sumbar) masuk dalam kategori tidak sehat karena terpapar asap kiriman dari daerah tetangga.

Asap itu diduga berasal dari Riau, Jambi dan Sumatera Selatan yang saat ini memiliki hot spot kebakaran hutan dan lahan.

"Pagi ini partikel debu PM 10 sudah berada di atas baku mutu yaitu 150 ug/m3. Ini sudah masuk level tidak sehat," kata Kepala Stasiun GAW Bukit Kototabang, Agam, Sumbar, Wan Dayantolis yang dihubungi Kompas.com, Rabu (16/10/2019).

Baca juga: Selasa Pagi, Kualitas Udara Jakarta Lebih Baik daripada Bekasi dan Depok

Wan mengatakan, sebaran asap terpantau meluas dari wilayah Riau, Jambi dan Sumsel.

Hal ini sejalan dengan masih adanya hot spot yang terpantau pada daerah tersebut.

Sebaran asap kiriman masuk ke wilayah Sumbar terpantau dari analisis citra satelit Himawari.

"Hampir semua daerah di Sumbar mengalami penurunan kualitas udara akibat asap kiriman itu, seperti Kota Padang, Padang Pariaman, Bukittinggi, Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya dan lainnya," ujar Wan.

Pada pantauan kemarin, partikel debu PM 10 menunjukkan angka pada level sedang yang umumnya terjadi mulai siang hingga sore hari. 

Baca juga: Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Namun, pada malam harinya sudah melewati batas baku mutu atau level tidak sehat.

Menurut Wan, kualitas udara yang tidak sehat itu memberi dampak kurang baik pada kelompok rentan, seperti anak-anak dan lansia, serta kelompok yang memang memiliki riwayat gangguan saluran pernapasan.

"Pada kelompok tersebut diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan. Kalau terpaksa juga gunakan masker," ujar Wan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Warga Surabaya Ingin Risma Buat Taman Berisi Pohon Tabebuya

Regional
Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Lima Gempa Bumi Guncang Sumbar dalam Kurun Seminggu

Regional
Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Kulon Progo Bakal Terapkan Denda hingga Penjara bagi Perokok di Kawasan Tanpa Rokok

Regional
Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Turis Belanda Tewas Bunuh Diri, Tinggalkan Surat Wasiat Minta Maaf

Regional
Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Izin Operasional Bandara Notohadinegoro Jember Mati Sejak Maret 2018

Regional
Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Kronologi Bentrok Antar Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen

Regional
Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Setelah 48 Jam, Akses Jalan yang Tertutup Longsor di Agam Bisa Terbuka

Regional
Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Nenek Hilang 7 Hari di Hutan, Tim SAR Gabungan Hentikan Pencarian

Regional
Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Investor Serbu Jateng, Nilai Investasi Masuk Capai Rp 211,19 Triliun

Regional
Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Gubernur Olly Lobi Pemerintah Pusat agar KTT G20 Tahun 2023 Digelar di Sulawesi Utara

Regional
Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Bupati Asmat: Pemekaran Provinsi Papua Selatan Sesuai Aspirasi Masyarakat

Regional
Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Ditangkap di Malaysia, Anak Suporter Indonesia Kerap Tangisi Ayahnya

Regional
Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Seorang Pelajar Tembaki Warga yang Sedang Berhenti di Lampu Merah, 1 Orang Terluka

Regional
Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Penusukan Guru SMK di Kulonprogo, Pelaku Diduga Idap Gangguan Jiwa

Regional
Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Guru Agama Ditangkap karena Diduga Raba Alat Vital Muridnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X