Tipu Calon Polisi hingga Ratusan Juta Rupiah, Pria Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 16/10/2019, 06:37 WIB
Ilustrasi KOMPAS/DIDIE SWIlustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT), menangkap Marselinus Mauk alias Ino (39), warga Desa Lokomea, Kecamatan Biboki Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

Ino ditangkap, karena melakukan penipuan terhadap Wilhelmus Kune Kofi (50) dan anaknya Silvanus Deventus Kofi terkait tes masuk anggota Polri. 

Hal itu disampaikan Kasubdit I/Kamneg Dit Reskrimum Polda NTT Kompol Octo Wadu Ere, kepada sejumlah wartawan di Mapolda NTT, Selasa (15/10/2019).

"Pelaku (Ino) ditangkap, karena menjanjikan akan meloloskan Silvanus Deventus Kofi menjadi anggota polisi," ungkap Octo Wadu Ere. 

Baca juga: Kisah Samsul, Anak Penjaga Sekolah Lolos Calon Polisi: Sempat Minder namun Tetap Semangat

Menurut Octo, Wilhelmus Kune Kofi yang merupakan warga Desa Oetulu Kecamatan Musi, Kabupaten TTU, ditipu hingga mengalami kerugian yang mencapai ratusan juta Rupiah.

Kejadian itu kata Octo, bermula saat Silvanus yang sudah tamat SMA mengisi waktu menjadi tukang ojek

Silvanus Deventus Kofi ingin menjadi anggota Polri dan mengikuti seleksi penerimaan pada bulan Februari 2019 lalu dari Sub Panda TTU.

Pada waktu sejak mengojek, pelaku Marselinus Mauk menumpang sepeda motor yang dikendarai Silvanus.

Baca juga: Tipu Calon Polisi Rp 85 Juta, 3 Polisi Gadungan Dibekuk

Awalnya, korban sempat ragu

"Saat di atas sepeda motor, terlapor Marselinus langsung membuka obrolan terkait apakah Silvanus mau mengikuti tes menjadi anggota Polri," kata Octo. 

"Silvanus pun berminat, sehingga Silvanus pun menyampaikan kepada ayahnya Wilhelmus Kune Kofi,"ungkap Octo.

Wilhelmus pun setuju, sehingga Silvanus mengantar Marselinus Mauk bertemu ayahnya di rumah mereka di Desa Oetulu.

Marselinus pun menyampaikan jika Wilhelmus Kune Kofi ingin anaknya Silvanus menjadi anggota polisi maka harus menyerahkan uang Rp 80 juta.

"Awalnya korban ragu. Namun sejak saat itu Marselinus sering berkunjung ke rumah Wilhelmus hingga Marselinus rela mengantar Silvanus mendaftar ke Polres TTU dan mendapat nomor tes, sehingga Wilhelmus akhirnya menjadi yakin," ujar Octo.

Baca juga: Tipu Calon Anggota Polisi, Pria Ini Mengaku Kapolda NTT

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Waspada! Banjir Rob Terjang Pesisir Selatan Bali

Regional
Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Belum Terapkan New Normal, Tanggap Darurat di Salatiga Diperpanjang Satu Bulan

Regional
Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Kapolsek Ditahan, Posisi Terancam Diganti, Diduga Mabuk, Mobilnya Tabrak Rumah hingga Tewaskan Warga

Regional
Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Salurkan BLT Dana Desa, Bupati Luwu Utara: Poinnya Bukan Bantuan, Tapi..

Regional
Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Gelombang Tinggi Merusak Bangunan di Pantai Selatan Gunungkidul

Regional
#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

#BantuMakan, Aksi Mahasiswa Undip Bantu Teman yang Tak Mudik Selama Pandemi Covid-19

Regional
Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Gadis 16 Tahun Disetubuhi Ayahnya Sejak SD hingga Hamil, Terungkap Setelah Lahirkan Bayi

Regional
PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang 3 Hari, Jadi Masa Evaluasi Sebelum New Normal

Regional
Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Baru Beoperasi, RSUP dr J Leimana Ambon Sudah Tangani 10 Pasien Corona

Regional
Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Sulit Tampilkan Wisata Budaya Saat New Normal, Bali Ingin Genjot Wisata Alam

Regional
Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Sempat Tolak Makamkan Jenazah Ayah dengan Prosedur Corona, 1 Keluarga Positif Covid-19

Regional
Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Wali Kota Pontianak: Penerapan New Normal Gagal Jika Masyarakat Tak Disiplin

Regional
Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Tak Punya SIKM, 9 Orang Dilarang Naik Kereta Api Purwokerto Tujuan Jakarta

Regional
Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Dari Klaster Bernama Pasar Raya Padang, 148 Orang Positif Covid-19..

Regional
'New Normal' di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

"New Normal" di Jabar Diterapkan pada 1 Juni

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X