Ini Kronologi Suami Bakar Isteri di Surabaya Versi Pemilik Kos

Kompas.com - 15/10/2019, 23:03 WIB
Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara peristiwa suami bakar istiri di sebuah kamar kos di Surabaya, Selasa (15/10/2019). KOMPAS.COM/A. FAIZALPolisi melakukan olah tempat kejadian perkara peristiwa suami bakar istiri di sebuah kamar kos di Surabaya, Selasa (15/10/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebuah kamar kos di Jalan Ketintang Baru nomor 3A Surabaya terbakar Selasa (15/10/2019) pagi.

Kamar kos berukuran 3x3 meter itu dibakar penghuninya usai terdengar cekcok antara pasangan suami isteri, Purianto (47) dan Putri Nalurita (19).

Sang isteri ikut terbakar dalam kejadian itu dan saat ini sedang dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya.


Baca juga: Usai Cekcok di Kamar, Suami Bakar Istri

Heri Suwardoyo, pemilik kos di Jalan Ketintang Baru nomor 3A tersebut menceritakan kronologi pembakaran tersebut, Selasa sore.

Kata dia, peristiwa kebakaran diketahuinya sekitar pukul 08.00 WIB.

Dia mengetahui korban datang bersama ibu dan anaknya ke komplek kos.

"Korban mengemasi barang-barangnya. Ibu dan anak korban berada di luar kos menunggu kendaraan travel yang akan menjemput," kata Heri.

Saat itu Heri mendengarkan pelaku dan korban terlibat cekcok, namun Heri mengaku tidak tahu detil apa yang diributkan pasangan suami isteri itu.

"Saya seperti mendengar jika si isteri minta cerai," ujarnya.

Baca juga: Istri yang Dibakar Suami Berlari Minta Tolong dengan Tubuh Penuh Asap

Sesaat kemudian dia baru mengetahui ada api dari kamar tempat  pasangan tersebut. Dibantu beberapa penghuni kos, Heri pun mengaku fokus pemadaman api di kamar tersebut.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X