Densus 88 Temukan Bahan Pembuat Bom di Rumah Nenek Terduga Teroris

Kompas.com - 15/10/2019, 19:53 WIB
Tim Penjinak Bom Gegana Brimob Polda Lampung memasukkan sejumlah material yang diduga bahan pembuat bom ke dalam mobil untuk diperiksa, Selasa (15/10/2019). Material ini ditemukan dar rumah nenek terduga R di Way Halim, Kota Bandar Lampung. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYATim Penjinak Bom Gegana Brimob Polda Lampung memasukkan sejumlah material yang diduga bahan pembuat bom ke dalam mobil untuk diperiksa, Selasa (15/10/2019). Material ini ditemukan dar rumah nenek terduga R di Way Halim, Kota Bandar Lampung.

LAMPUNG, KOMPAS.com – Tim Densus 88 Antiteror kembali menemukan sejumlah material yang diduga bahan pembuat bom dari kediaman nenek salah satu terduga teroris R di Bandar Lampung.

Dari penggeledahan rumah yang berada di Jalan Gunung Dempo, Kelurahan Way Halim, Kota Bandar Lampung itu, kepolisian menyita barang bukti berupa bunuk dan sejumlah alat lain yang diduga bahan peledak.

Baca juga: Densus 88 Geledah Rumah Seorang Nenek karena Curiga Ada Bahan Peledak

Salah satu personel Tim Densus 88 Antiteror yang menolak namanya dipublikasikan kepada pewarta mengatakan, dari penggeledahan itu, pihaknya menyita sejumlah barang bukti, yakni bubuk sulfur seberat 1,5 kilogram dan butiran bubuk supernova.

“Bubuk supernova digunakan untuk pembuatan petasan. Kami juga menyita bubuk warna putih yang belum diketahui namanya seberat 2 kilogram,” katanya saat ditemui di lokasi penggeledahan.

Kepolisian juga menyita beberapa detonator lampu LED dan lima unit ponsel yang telah dirakit untuk pemicu bahan peledak.

“Kalau secara detilnya saya kurang paham. Sekarang bahan-bahan yang diduga bahan peledak tersebut sudah dibawa tim penjinak bom untuk diperiksa lebih lanjut,” kata anggota Tim Densus 88 Antiteror itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, Tim Penjinak Bom Gegana Brimob Polda Lampung mengeluarkan beberapa bahan bubuk dan alat-alat lainnya dari dalam rumah nenek terduga R.

Bahan yang diduga bahan peledak lalu dimasukkan ke sebuah kotak yang tahan goncangan dan anti-panas.

Hingga berita ini dibuat, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait penggeledahan rumah terduga R maupun penemuan sejumlah material pembuat bom tersebut.

Baca juga: Densus 88 Tangkap Terduga Teroris yang Miliki Bahan Bom 4 Kg di Poso

Diberitakan sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror telah menangkap empat terduga teroris di Bandar Lampung, Senin (14/10/2019). Keempat terduga teroris yang diamankan Densus 88 berinisial R, AH, Y, dan T.

Keempatnya ditangkap karena diduga terlibat jaringan SA yang menusuk Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto, Kamis (10/10/2019) lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Gandeng E-Commerce, Dompet Dhuafa Ajak Semua Orang Berkurban dengan Mudah

Regional
Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X