Napi Lapas di Pontianak Tewas Tergantung, Diduga Dibunuh

Kompas.com - 15/10/2019, 13:17 WIB
Ilustrasi WWW.PEXELS.COMIlustrasi

KUBU RAYA, KOMPAS.com - Seorang warga binaan di Lapas Klas IIA Pontianak, Kalimantan Barat, Boong Min (46) ditemukan tewas di dalam toilet tahanan dalam posisi tergantung dengan seutas tali rafia, Selasa (15/10/2019), pukul 06.00 WIB.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak, AKP Rully Robinson mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh sesama warga binaan yang menghuni blok B5.

Baca juga: Napi Remaja Kasus Pembunuhan Dapat Izin Keluar Lapas untuk Daftar Kuliah

"Korban ditemukan dalam keadaan tergantung di dalam toilet dengan seutas tali plastik atau rafia warna abu-abu yang dikaitkan dengan sebuah paku," kata Rully, Selasa siang.

Rully menuturkan, saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan menggunakan baju kaos warna abu-abu dan celana pendek loreng.

"Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Sudarso Pontianak untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematian korban," ucap dia.

Ditemukan kejanggalan

Rully menerangkan, kematian Boong Min terdapat sejumlah kejanggalan. Dia menyebut, saat ditemukan, di tubuh korban tidak ditemukan ciri-ciri orang yang tewas gantung diri.

Baca juga: Kronologi Kaburnya 7 Napi Setelah Bobol Tahanan Polsek Peusangan Bireuen

Seperti misalnya, lidah yang tidak menjulur dan posisi kaki korban yang menapak ke lantai toilet.

Menurut dia, dari hasil analisa awal, tidak menutup kemungkinan korban meninggal dunia akibat pembunuhan yang dilakukan oleh sesama penghuni lapas.

"Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa saksi-saksi," ujar dia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Regional
Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X